Reportasemalang – Badan Wakaf Indonesia (BWI) bekerjasama dengan Dana Abadi Universitas Brawijaya (UB) menggelar Wakaf Goes To Campus (WGTC) XV. Bertajuk ‘Mendorong Dana Abadi Melalui Wakaf Berbasis Kampus’, acara ini digelar di Gedung Samantha Krida Universitas Brawijaya (UB), Senin (20/10/2025).
Rektor UB, Prof. Widodo, S.Si., M.Si., Ph.D.Med.Sc., menyampaikan, wakaf sebenarnya memiliki potensi yang sangat tinggi, namun demikian animo dan juga persepsi masyarakat tentang wakaf produktif ini yang harus terus-menerus kita bangun.
“Sehingga kita di perguruan tinggi rasanya ingin terus-menerus melakukan sebuah riset, kajian bagaimana juga bisa memotivasi masyarakat untuk mau berkenan dan juga senang dengan melakukan wakaf produktif,” ujarnya.
Karena dengan wakaf produktif ini tentu akan memudahkan bagi pengelola wakaf untuk memanfaatkan bagi kesejahteraan umat manusia.
“Ini mungkin yang harus banyak kita lakukan dengan berbagai kajian dan riset,” imbuhnya.

Wakil Ketua Badan Pelaksana BWI, Dr. H. Tatang Astarudin, S.Ag, S.H, M.Si., menjelaskan, BWI punya strategi pendekatan kolaborasi Penta Helix terkait Wakaf. Karena dalam wakaf ada kolaborasi pemerintah, masyarakat, dunia usaha, kampus dan media.
Wakaf bukan eklusif untuk Islam. Hari ini wakaf sangat inklusif. Karena tujuan wakaf bukan hanya ibadah.
“Ibadah dalam konteks Islam itu luas kan. Ada konservasi lingkungan, ada penyelamatan fauna, dan terutama penyelamatan anak bangsa untuk beasiswa. Oleh karena itu, wakaf harus menjadi konsen kita semua, gerakan kita semua dan perhatian kita semua,” ungkapnya.
Menurut Tatang, wakaf menjadi solusi bagi kemanusiaan. Karena dengan dana itu kita bisa menggerakkan sektor real. Dan itulah tadi visi wakaf sebagai kekuatan struktur ekonomi dan ketahanan ekonomi nasional.
“Insyaallah dengan kolaborasi banyak pihak ini, harapan kita dan permasalahan kita semua bisa terjawab melalui wakaf,” tandasnya.
Sementara itu, Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat mengapresiasi gelaran Wakaf Goes to Campus yang sudah berjalan dengan baik.
“Saya menyambut baik dari Pemerintah Kota Malang terkait dengan kegiatan ini,” tuturnya.
Menurut Wahyu, melalui kegiatan WGTC ini, banyak orang yang mampu memahami secara detil terkait dengan Wakaf.
“Kami juga akan mensosialisasikan ke semua elemen masyarakat terkait dengan bagaimana kita memanfaatkan Wakaf ini,” pungkasnya.