30 Agustus 2026

Puncak Harla ke-28, PAN Gelar PANggung Rakyat Jatim Merdeka hingga Pasar Murah

Puncak Harla ke-28, PAN Gelar PANggung Rakyat Jatim Merdeka dan Pengajian di Kanjuruhan
PANggung Rakyat Jatim Merdeka

Bagikan :

Reportasemalang, MALANG — Partai Amanat Nasional (PAN) menggelar PANggung Rakyat Jatim Merdeka di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Sabtu (29/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari puncak peringatan Hari Jadi (Harla) ke-28 PAN sekaligus momentum mempererat kedekatan partai dengan masyarakat.

Acara diisi dengan berbagai kegiatan, mulai dari senam bersama, perlombaan rakyat, hingga pasar murah. Sejumlah perlombaan yang digelar antara lain tarik tambang, panjat pinang, pancing belut, termasuk Pasar Murah untuk masyarakat.

Ketua DPD PAN Kabupaten Malang, Makhrus Soleh, menyambut positif keputusan DPP dan DPW PAN yang memilih Kabupaten Malang sebagai lokasi puncak peringatan Harla PAN di Jawa Timur.

“Kami merasa bersyukur sekali DPP dan DPW melakukan puncak acara Harla PAN sekaligus memeriahkan kemerdekaan kita di Kabupaten Malang,” kata Makhrus.

Ketua DPD PAN Kabupaten Malang, Makhrus Soleh, mengikuti pertandingan tarik tambang

Menurutnya, Kabupaten Malang dipilih bukan tanpa alasan. Selain memiliki basis masyarakat yang besar, Kabupaten Malang juga dikenal sebagai daerah yang religius.

Karena itu, rangkaian puncak Harla PAN akan ditutup dengan kegiatan pengajian dan doa bersama yang menghadirkan Gus Iqdam.

“Yang namanya Kabupaten Malang ini kan kabupaten yang religius. Di puncak Harla ini kita ingin ngaji bersama, memohon kepada Allah, memohon kepada Tuhan Yang Maha Esa, sehingga Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur, dan Indonesia semoga diberikan kemakmuran dan kemaslahatan,” ujarnya.

Makhrus menyebut, kegiatan puncak tersebut ditargetkan dihadiri sekitar 30 ribu jemaah.

Untuk kegiatan PANggung Rakyat pada Sabtu, PAN Kabupaten Malang juga menyiapkan sekitar 3.500 paket sembako bagi masyarakat yang hadir dalam kegiatan senam dan perlombaan.

“Insyaallah semua pengunjung yang hadir dalam senam bersama dan lomba-lomba ini akan mendapatkan sembako,” ucapnya.

Menurut dia, pasar murah menjadi salah satu bentuk komitmen PAN untuk membantu masyarakat di tengah kondisi ekonomi dan harga kebutuhan pokok yang masih menjadi perhatian.

Dalam program tersebut, masyarakat dapat menebus paket sembako dengan harga Rp10.000. Padahal, nilai paket sembako yang disediakan mencapai sekitar Rp100.000 hingga Rp150.000.

“Memang ini komitmen dari Partai Amanat Nasional, arahan Ketua Umum Pak Zulkifli Hasan, gerak cepat bantu rakyat,” katanya.

Makhrus menjelaskan, paket sembako tersebut berisi sejumlah kebutuhan pokok, seperti beras, minyak goreng, gula, tepung, teh, dan kopi.

Putri Zulkifli Hasan

Sementara itu, Wakil Ketua Umum DPP PAN, Putri Zulkifli Hasan mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Harla PAN yang digelar di sejumlah daerah.

“Di beberapa provinsi, puncaknya hari ini di Jawa Timur. Pagi tadi ada PANggung Rakyat Merdeka, ada senam, ada lomba-lomba rakyat, ada juga pasar murah,” ujar Putri.

Selain pasar murah, PAN juga membuka kanal Lapor PAN sebagai sarana masyarakat menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi.

Putri mengatakan, sejumlah aduan yang masuk berkaitan dengan persoalan sosial dan kesehatan. Salah satu persoalan yang belakangan banyak dilaporkan masyarakat adalah ketidaksesuaian data desil dalam penerima bantuan sosial.

“Ada yang desilnya tidak sesuai. Rumahnya listriknya masih 900 VA, upahnya di bawah UMR, tetapi masuk desil 9 atau desil 10. Ini juga sedang kami tangani melalui anggota DPR RI di komisinya masing-masing,” jelasnya.

Menurut Putri, setiap laporan masyarakat akan ditindaklanjuti sesuai dengan persoalannya. Misalnya, laporan terkait kepesertaan BPJS yang tidak aktif akan dikoordinasikan agar dapat diaktifkan kembali.

Sementara untuk persoalan data desil, masyarakat akan diarahkan melakukan klarifikasi melalui kelurahan setempat agar data dapat diperbaiki dan akses terhadap bantuan sosial dapat kembali diperoleh.

“Macam-macam permasalahannya. Ada juga advokasi hukum,” ujarnya.

Putri menegaskan, kegiatan tersebut bukan semata-mata untuk memanaskan mesin politik PAN. Menurut dia, PANggung Rakyat merupakan agenda rutin dalam rangka memperingati hari jadi partai.

“Memang acara rutin dalam rangka HUT PAN. Tetapi tahun ini kami ingin lebih dekat lagi dengan masyarakat, ingin turun langsung. Kebetulan yang dipilih di Kabupaten Malang,” pungkasnya.