14 Juni 2026

Wujudkan Kampus Berdampak, FTP UB Terus Cetak Mahasiswa Entrepreneur

Wujudkan Kampus Berdampak, FTP UB Terus Cetak Mahasiswa Entrepreneur
Beberapa produk Inovasi FTP UB di Expo 3M. (Foto: Agus N/reportasemalang)

Bagikan :

Reportasemalang – Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Brawijaya (FTP UB), terus mengembangkan peran kampus berdampak sebagai pusat kewirausahaan. Salah satunya dengan menghadirkan Britech Store, yang menjadi wadah untuk mahasiswa maupun dosen yang memiliki produk inovasi.

Britech Store sendiri dilaunching secara official oleh FTP UB melalui platform digital yaitu Shopee. Dimana platform digital dinilai dapat menjangkau pasar yanh lebih luas.

Dekan FTP, Prof. Dr. Yusuf Hendrawan, STP., M.App.Life. Sc., Ph.D menjelaskan, Britech Store bukan hanya sekadar etalase produk. Tetapi juga menjadi laboratorium kewirausahaan, tempat mahasiswa belajar dan mempraktekkan entrepreneur secara langsung.

“Kami menciptakan semakin banyak entrepreneur-enterpreneur, khususnya pada bidang teknologi pertanian dan nantinya mereka bisa menciptakan lapangan kerja baru,” kata Prof. Yusuf, Rabu (6/8/2025).

Dekan FTP, Prof. Dr. Yusuf Hendrawan, STP., M.App.Life. Sc., Ph.D. (Foto: Agus N/reportasemalang)

Dikatakan Prof. Yusuf, 60 persen perekonomian Indonesia ditopang oleh sektor informal, yaitu UMKM. Karena itu mahasiswa saat ini harus memiliki minimal kompetensi pengembangan UMKM.

“Adik-adik mahasiswa di UB sudah dibekali tentang digital marketing, Good Manufacturing Practice (GMP), HACCP, K3, kemudian circle ekonomi, pengolahan limbah dan canvas bisnis,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Prof. Yusuf juga menyebut bahwa pihaknya mengikuti tagline dari Kemdiktiristek mengenai kampus berdampak. Hal ini guna mengurangi pengangguran intelekual di Indonesia.

“Kalau kita punya seribu mahasiswa per tahun, artinya seribu lulusan pertahun. Kalau satu orang bisa memiliki lima pegawai, sehingga bisa menciptakan lima ribu lapangan pekerjaan baru,” ungkapnya.

Peluncuran Britech Store ini masuk kedalam rangkaian kegiatan Seminar Nasional Teknologi Pertanian, Expo 3M, dan Forum Komunikasi Teknologi Pertanian Indonesia. Hal ini selaras dengan visi yang diusung Universitas Brawijaya yaitu World Class Entrepreneur University.

Saat ini terdapat 148 produk inovatif yang dipasarkan melalui Britech Store. Untuk ekspo sendiri ada sekitar 93 produk dari inovasi mahasiswa yang berkolaborasi dengan UMKM.

“Britech Store tidak mengutamakan keuntungan tetapi sebagai pembelajaran mahasiswa ataupun peneliti dan memberikan edukasi bahwasanya produk harus memenuhi standar” tambahnya.

Lebih lanjut, Wakil Rektor I UB, Prof. Dr. Ir. Imam Santoso, MP mengapresiasi gelaran seminar nasional sebagai upaya mendiseminasikan hal-hal yang konstruktif dari sisi sains, teknologi dan inovasi. Selanjutnya, pertemuan forum ini membuka diskusi para akademik leader, profesor dan dosen dibidang pertanian.

“Artinya kami mengapresiasi mahasiswa yang telah berusaha untuk membangun UMKM dan membangun lapangan kerja baru,” ucapnya.

Prof. Imam juga menyebut bahwa kegiatan ini berkolaborasi dengan Diskumperindag Kota Batu dalam pengembangan UMKM sebagai wujud kampus berdampak.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Peindustrian dan Perdagangan (Diskumperindag) Kota Batu, Aries Setiawan menyebut bahwa kolaborasi antara Diskumperindag dan FTP UB adalah langkah konkret dalam mengembangkan UMKM.

“Kami berterima kasih pada FTP UB karena kolaborasi ini dari data BPS 86 persen PDRB Kota Batu ditunjang oleh sektor UMKM,” ujarnya.

Aries menyebut, hampir seribu mahasiswa yang masuk ke Kota Batu. Menurutnya, dengan hal tersebut sangat berdampak melalui inovasi maupun kreativitas yang ditransformasikan kepada UMKM binaan yang ada di Kota Batu.

“Ini salah satu bentuk wujud tahapan awal untuk mewujudkan visi misi kepala daerah, sehingga harapannya sektor kualitas dan kelembagaan meningkat. Kedepan akan membentuk Mal UMKM yang nantinya menampung UMKM,” pungkasnya.