Reportasemalang – Universitas Negeri Malang (UM) resmi menyambut 13.045 mahasiswa baru melalui pembukaan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) 2026 di Stadion Cakrawala, Senin (10/8/2026).
PKKMB yang berlangsung selama lima hari, 10–14 Agustus 2026, diikuti 12.343 mahasiswa program sarjana dan 702 mahasiswa pascasarjana. Kegiatan ini menjadi pintu awal bagi mahasiswa baru untuk mengenal kehidupan akademik sekaligus membangun karakter sebagai bagian dari keluarga besar UM.
Rektor UM Prof. Dr. Hariyono, M.Pd., menegaskan bahwa keberhasilan mahasiswa di perguruan tinggi tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan akademik. Menurutnya, mahasiswa juga harus memiliki karakter kuat, keberanian menyampaikan gagasan, serta kemampuan berpikir kritis dan mandiri.
“Sebuah bangsa tidak akan bisa merdeka kalau rakyatnya belum bisa berpikir merdeka. Karena adik-adik telah mengidentifikasi dirinya sebagai Laskar Dewantara Muda, kami berharap adik-adik harus berani berpikir merdeka,” ujar Hariyono.
Ia menjelaskan, pendidikan memiliki peran strategis dalam membentuk masyarakat yang mampu berpikir mandiri. Karena itu, mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa perlu memiliki keberanian untuk mengembangkan pemikiran, menguji informasi, serta mengambil keputusan berdasarkan pertimbangan yang rasional.
PKKMB UM 2026 mengusung tema “Widyantara Nawasena”. Tema tersebut merepresentasikan semangat mahasiswa baru dalam menatap masa depan melalui penguatan kompetensi akademik, integritas, karakter, dan budaya intelektual.
Selain penguatan akademik dan karakter, PKKMB tahun ini turut menanamkan kepedulian terhadap lingkungan melalui semangat green campus. Mahasiswa diajak memahami pentingnya perilaku berkelanjutan sebagai bagian dari kehidupan di lingkungan perguruan tinggi.
Rangkaian PKKMB tidak sekadar memperkenalkan fasilitas kampus, sistem akademik, maupun kehidupan kemahasiswaan. Kegiatan tersebut menjadi ruang awal bagi mahasiswa untuk membangun kemandirian, memahami nilai-nilai kehidupan kampus, serta mengembangkan kemampuan beradaptasi dengan lingkungan baru.
Hariyono juga menekankan pentingnya keberagaman sebagai kekuatan dalam membangun kehidupan kampus. Perbedaan latar belakang, pengalaman, dan cara pandang mahasiswa diharapkan menjadi modal untuk saling belajar dan bekerja sama mencapai tujuan yang lebih besar.
Melalui PKKMB 2026, UM mendorong mahasiswa baru menjadikan perguruan tinggi sebagai ruang belajar yang tidak terbatas pada pencapaian akademik. Mahasiswa diharapkan tumbuh menjadi insan berkarakter, berpikir kritis, peduli terhadap lingkungan, serta siap memberikan kontribusi bagi masyarakat, bangsa, dan dunia.
Semangat tersebut juga sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), terutama SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas melalui penguatan akses dan kualitas pendidikan serta pembentukan karakter mahasiswa.
Sementara itu, penerapan semangat green campus dalam PKKMB turut mendukung SDG 13 tentang Penanganan Perubahan Iklim. Upaya tersebut diwujudkan melalui penanaman kesadaran mahasiswa mengenai pentingnya menjaga lingkungan dan menerapkan perilaku berkelanjutan sejak berada di bangku perguruan tinggi.