4 Mei 2026

Latih Kemandirian Mahasiswa dalam Berwirausaha, Mahasiwa FEB UB Gelar Bazaar di Transmart MX Mall

Abdulrachman Hakim, Humas FEB UB. (Foto: Aris)

Bagikan :

Reportasemalang.com – Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Brawijaya (UB), menggelar acara Sustain-Bazaar 2026 melalui program Management Entrepreneur Days dengan mengusung Tema “Entrepreneurship for Sustainable Future”, Senin (04/6/2026).

Program ini sebagai bagian dari pembelajaran kelas Laboratorium Kewirausahaan (Lab. KWU) yang dirancang untuk memberikan pengalaman praktik bisnis secara langsung kepada mahasiswa.

Kegiatan ini dimulai sejak tanggal 04 Mei hingga 31 Mei 2026 setiap Pukul 12.00 – 21.00 WIB, dan berlangsung di Gedung Transmart MX Mall lantai 2. Sekitar 300 mahasiswa Manajemen FEB UB bersama pelaku UMKM dengan total 60 tenant ikut meramaikan acara Sustain Bazaar yang menghadirkan berbagai produk kreatif, fashion, kuliner, dan berbagai produk menarik lainnya.

Program Management Entrpreneur Days sendiri merupakan salah satu model pembelajaran kewiarausahaan berbasis praktik di lingkungan Manajemen FEB dan sudah berjalan selama belasan tahun.

Pada konsep kegiatan Sustain Bazaar 2026 dibuat dengan durasi yang lebih panjang agar mahasiswa lebih memahami bagaimana proses bisnis dari pengelolaan operasional, strategi pemasaran dan pengembangan produk, hingga ketahanan produk dalam pasar persaingan.

Sejumlah tenant peserta Bazaar di Transmart MX Mall. (Foto: Aris)

Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya mempelajari kewirausahaan di ruang kelas, namun juga bisa terjun langsung dan merasakan bagaimana dunia usaha yang sebenarnya, dapat melakukan eksperimen bisnis, memahami perilaku konsumen, mengelola bisnis hingga membangun strategi pemasaran.

Menurut Abdulrachman Hakim, selaku Dosen Manajemen sekaligus Humas FEB UB mengatakan di hadapan awak media, penerapan praktek berbisnis bukan hanya sekedar teori yang dijelaskan dalam mata kuliah di kampus, namun harus ada penerapan langsung di lapangan.

Ia menjelaskan bahwa mahasiswa harus memiliki pengalaman praktik yang benar dan secara nyata bukan hanya memahami secara teori. Karena banyaknya teori yang didapat belum tentu bisa diterapkan semua secara langsung.

Dalam praktiknya disini, mahasiswa harus didampingi juga oleh para Dosen agar dapat menerapkan apa yang telah didapat sekaligus memperbaiki kesalahan yang bisa terjadi ketika di lapangan.

Sesi foto bersama. (Foto: Aris)

“Setiap hari para mahasiswa mengevaluasi kinerjanya sendiri, dan setiap minggu dilakukan evaluasi oleh Dosen”, ujar Abdulrachman.

Ia juga menanggapi isu yang beredar bahwa Transmart telah tutup atau berhenti beroperasi. Dari situ, kami berpikir adanya pemberitaan seperti itu menjadikan tantangan tersendiri untuk kembali meramaikannya dan melakukan berbagai inisiatif agar mendapat hasil yang maksimal.

Menurutnya, dengan bentuk kerjasama antara pihak Transmart dengan Kampus UB, menginisiasi FEB UB untuk berkolaborasi dengan memanfaatkan program kerjasama untuk mengajak para mahasiswa agar menjadikan Transmart sebagai tempat percontohan berbisnis dalam kehidupan sehari-hari.

“Karena dari kampus UB sendiri masih belum memiliki program kegiatan di Mall Transmart, maka FEB UB ingin mengawali sekaligus menjadi pionir bagi fakultas lain di UB”, pungkas Abdulrachman.

Diharapkan, dengan kegiatan Bazaar seperti ini dapat membentuk jiwa kewirausahaan dan kemandirian bagi mahasiswa, serta memahami arti dalam berbisnis.