Reportasemalang.com – Komunitas Pengusaha Kost Malang Raya gelar acara Pertemuan rutin tahunan pada tahun 2026 yang berlangsung di Gedung VIP 1 Hotel Swiss-Belinn Malang, Sabtu (02/05/2026).
Acara ini diselenggarakan dalam rangkaian Halal Bihalal sekaligus untuk memperkuat tali silaturahmi antar anggota serta membahas berbagai program komunitas ke depannya.
Dalam pertemuan ini dihadiri juga oleh pengurus kost diantaranya Ketua komunitas Mohammad Mansyur, Humas komunitas M. Fahrisuddin, Sekretaris Febriyanti Rachma, Bendahara Citra Ayuna Agustin dan juga anggota pengusaha kost dari Malang Raya.
Kegiatan pada hari ini bertujuan untuk membahas berbagai program yang diadakan oleh pengurus komunitas kost untuk ke depannya, penentuan logo dan nama komunitas, hingga perkenalan beberapa anggota komunitas yang baru.
Para anggota komunitas yang hadir terlihat begitu antusias ketika memasuki sesi diskusi, yang membahas berbagai program bulanan hingga tahunan dan juga penentuan identitas komunitas para pengusaha kost dari Malang Raya ini.

Menurut Aris, sapaan akrab M. Fahrisuddin selaku Humas Komunitas menjelaskan bahwa dalam acara pertemuan seperti ini, selain sebagai ajang silaturahmi juga sebagai sarana menjalin keakraban antar anggota.
Tujuannya agar kita bisa lebih saling mengenal profil masing-masing anggota sehingga kedekatan hubungan antar individu bisa terjalin. Jadi, kita hadir ke acara komunitas bukan hanya bertemu dan sekadar menyapa. Sehingga, saat berada dalam pertemuan resmi seperti sekarang, anggota yang datang tidak hanya datang, duduk, diam dan dengar.
Menurutnya, sangat penting bisa mengetahui profil pribadi rekan-rekan komunitas. Apalagi banyak di antara rekan-rekan komunitas yang tergabung, memiliki usaha selain kost. Sehingga, ke depannya siapa tahu kita bisa menciptakan kolaborasi baik untuk kepentingan pribadi maupun untuk kepentingan komunitas.
Aris kemudian menambahkan jika acara seperti ini bukanlah acara rutin yang diadakan bulanan yang membuat kita lebih mudah untuk saling mengenal dan menjalin pertemanan lebih dekat, karena adanya pertemuan yang intens.
“Ini adalah sebuah agenda tahunan yang rutin dilakukan oleh pengurus. Meski demikian, kita selaku pengurus sudah melakukan rapat koordinasi jauh-jauh hari sebelum pelaksanaan kegiatan, agar acara berjalan sesuai dengan harapan”, ujar Aris.
Ia juga memberikan usulan kepada pengurus komunitas sebagai pertimbangan, bahwa acara seperti ini hendaknya tidak dilakukan setiap satu tahun sekali, melainkan bisa dilakukan setiap tiga bulan atau enam bulan kali.
Dan kegiatan itupun tidak harus dalam bentuk formal seperti ini, melainkan bisa dibuatkan konsep seperti acara ngopi bareng, berkungjung ke sesama pengusaha kost atau sekedar rekreasi bersama biar lebih santai dan lebih akrab.
“Acara pertemuan seperti ini sebisanya dilakukan lebih dari sekali dalam setahun, dengan tema pembahasan yang selalu berbeda di setiap pertemuan. Dan, cukup setahun sekali yang dibuat konsep resmi seperti saat ini”, pungkas Aris.

Pada sesi akhir pertemuan, dilakukan musyawarah dengan berbagai usulan nama untuk menentukan dan membahas nama komunitas serta arti dibalik logo komunitas itu sendiri.
Pada akhirnya, resmi disepakati dan ditentukan satu nama komunitas dari berbagai alternatif yang ada, sekaligus logo sebagai identitas komunitas kost Malang Raya.
Peresmian dilakukan langsung oleh Ketua Komunitas yang saat itu hadir terlambat dalam pertemuan dimana sempat dilakukan opening seremoni oleh Humas. Meski demikian, hal itu tidak menghalangi kelancaran acara dari awal hingga akhir.
Dan, untuk acara seremonial, peresmian logo dan perkenalan identitas baru komunitas sekaligus Tasyakuran, akan dilakukan pada pertemuan berikutnya. (Aris MF).