Reportasemalang – Peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-92 Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kota Malang menjadi momentum penguatan peran strategis pemuda dalam menjaga nilai keislaman dan kebangsaan.
Kegiatan yang dirangkaikan dengan peluncuran Majelis Sholawat Burdah serta pengajian Kitab Syarah Burdah ini digelar di Kantor PCNU Kota Malang, Sabtu (2/5/2026). Acara tersebut dihadiri jajaran pengurus, kader, serta tokoh masyarakat.
Peringatan harlah tidak sekadar seremoni organisasi, tetapi juga menjadi langkah konkret dalam memperkuat fondasi spiritual kader melalui tradisi keilmuan dan lantunan sholawat. Kehadiran Majelis Burdah diharapkan menjadi ruang pembinaan berkelanjutan yang menghubungkan militansi kader dengan pendalaman nilai Ahlussunnah wal Jamaah.
Ketua GP Ansor Kota Malang, Sugiyanto, menegaskan bahwa peringatan harlah harus menjadi energi kolektif untuk mempertegas eksistensi Ansor di tengah masyarakat.
“Harlah ke-92 ini diharapkan semakin menunjukkan peran Ansor sebagai garda terdepan pemuda NU dalam menjaga nilai keislaman dan kebangsaan,” ujarnya.
Ia menambahkan, kader Ansor dituntut tetap konsisten dalam mengawal ajaran Ahlussunnah wal Jamaah, menjaga marwah organisasi, serta memperkuat komitmen kebangsaan.
“Kader Ansor harus terus bergerak aktif mengawal kebenaran, menjaga marwah NU dan para ulama, serta memperkuat komitmen kebangsaan,” kata Sugiyanto.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya peran sosial Ansor dalam memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas.
“Ansor harus hadir membawa manfaat, menjadi rahmat bagi lingkungan sekitar, serta terus berkontribusi bagi agama, kejayaan Nahdlatul Ulama, dan kemaslahatan NKRI,” tuturnya.
Rangkaian kegiatan yang mencakup penguatan spiritual, kebersamaan kader, hingga program sosial mencerminkan bahwa Ansor tidak hanya bergerak dalam ranah internal organisasi, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial yang kuat.
Hal ini sekaligus menegaskan posisi Ansor sebagai organisasi kepemudaan yang adaptif terhadap tantangan zaman. Melalui semangat Harlah ke-92, GP Ansor Kota Malang berkomitmen memperkuat peran kader dalam menjaga nilai keagamaan, memperkokoh persatuan, serta berkontribusi dalam pembangunan masyarakat yang harmonis dan berkeadaban.