2 Mei 2026

Kejuaraan UMM Open Karate Piala Rektor, Momentum Hardiknas Cetak Talenta Nasional

Kejuaraan UMM Open Karate Piala Rektor 2026
Salah satu Pertandingan di UMM Open Karate

Bagikan :

Reportasemalang – Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menggelar Kejuaraan Karate Piala Rektor UMM Open Karate Championship 2026 di Dome UMM, Sabtu (2/5/2026). Ajang bergengsi yang bertepatan dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) ini diikuti ratusan atlet dari berbagai daerah di Indonesia.

Suasana kompetisi berlangsung meriah dengan gemuruh teriakan dan hentakan langkah para atlet di atas matras. Sebanyak 825 atlet dari 63 kontingen ambil bagian dalam kejuaraan ini. Mereka bertanding di 974 kelas yang terbagi dalam berbagai kategori, mulai dari usia dini hingga senior.

Rektor UMM, Prof. Dr. Nazaruddin Malik, menegaskan bahwa penyelenggaraan kejuaraan ini memiliki makna penting dalam momentum Hardiknas. Menurutnya, olahraga bela diri seperti karate menjadi bagian dari upaya membangun kualitas sumber daya manusia yang unggul.

“Hari ini kita mengenang jasa para pahlawan pendidikan. Semangat itu kami wujudkan melalui olahraga. Dari ajang ini, kami berharap lahir atlet-atlet yang mampu berprestasi tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga internasional,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi Pengurus Besar Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (PB FORKI) atas dukungan terhadap terselenggaranya kejuaraan tersebut. UMM, kata dia, berkomitmen menjadikan ajang ini sebagai agenda tahunan dalam kalender olahraga nasional.

“Kejuaraan ini menjadi sarana bagi atlet untuk mengukur kemampuan mereka. Kami akan terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan agar event ini semakin baik di masa mendatang,” tambahnya.

Pembukaan UMM Open Karate Piala Rektor

Ketua Panitia Pelaksana, Ir. Ary Bakhtiar, menjelaskan bahwa kejuaraan ini tidak hanya berfokus pada kompetisi, tetapi juga sebagai bagian dari sistem pembinaan atlet yang berkelanjutan.

“Tujuan utama kami adalah menciptakan tolok ukur pembinaan karate yang terstruktur. Kami ingin berkontribusi dalam mengembangkan kecerdasan fisik, intelektual, mental, dan spiritual generasi muda,” jelasnya.

Peserta kejuaraan tidak hanya berasal dari Jawa Timur, tetapi juga dari berbagai provinsi seperti Bali, Jawa Tengah, dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Mereka mewakili dojo, klub, serta pengurus cabang FORKI di daerah masing-masing.

Melalui kejuaraan ini, UMM menegaskan komitmennya dalam mendukung kemajuan olahraga nasional. Ajang tersebut diharapkan mampu menjadi wadah lahirnya atlet karate berprestasi yang siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional.