16 April 2026

Kolaborasi KDMP Selorejo dan SPPG Bareng, Suplai Sayur dan Buah Segar untuk MBG

Kolaborasi KDMP Selorejo dan SPPG Bareng, Suplai Sayur dan Buah Segar untuk MBG
SPPG Bareng menerima buah dan sayur dari KDMP Selorejo

Bagikan :

Reportasemalang — Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bareng, Kecamatan Klojen, menggandeng Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Selorejo, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, untuk memasok bahan pangan Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kolaborasi ini mendapat apresiasi karena berjalan tanpa keluhan (zero complain) dari para penerima manfaat. Hingga kini, SPPG Bareng melayani 16 sekolah dan B3 (Bumil, Busui, Balita Non-PAUD) dengan total 3.000 penerima manfaat.

Kepala SPPG Bareng, Rofi’u Rahmananda, mengatakan bahan pangan yang digunakan berasal langsung dari petani melalui koperasi, sehingga kualitas dan kesegarannya lebih terjamin.

“Alhamdulillah hingga saat ini tidak ada yang mengembalikan atau mengeluhkan makanan. Ini menunjukkan kualitas bahan dan pengolahan sudah sesuai standar,” ujarnya saat ditemui di SPPG Bareng, Rabu (8/4/2026).

Chef dan Kepala SPPG Bareng cek kualitas buah untuk MBG

Lebih lanjut, Chef SPPG Bareng, Wahyu Siswo Putra Adi, mengungkapkan tantangan utama dalam penyediaan makanan bergizi adalah meningkatkan minat anak terhadap sayuran.

“Anak-anak umumnya kurang menyukai sayur, tapi tetap kita beri sayur dalam menu MBG. Sedangkan untuk susu diberikan tiga kali dalam seminggu. Sehari susu kemasan, dua hari susu pasteurisasi,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua KDMP Selorejo, Decky Mahar Lesmana menjelaskan, pihaknya rutin menyuplai berbagai komoditas seperti sayuran, buah jeruk dengan sistem farm-to-table.

“Pengiriman sayur sekitar 100 kilogram, sedangkan buah antara 1.550 hingga lebih dari 2.000 buah, disesuaikan dengan kebutuhan harian SPPG,” jelasnya.

Ia menambahkan, pengiriman dilakukan satu hingga dua kali dalam sepekan dengan standar kualitas ketat melalui sistem grading.

“Kami menerapkan standar grade 9 hingga 10. Kendala biasanya saat jeruk belum musim, sehingga harus mencari dari beberapa lahan agar tetap memenuhi standar,” katanya.

Ketua KDMP Selorejo, Decky Mahar Lesmana

Dikatakan Decky, Kerja sama antara KDMP Selorejo dan SPPG Bareng telah berlangsung sejak Januari 2026.

“Selama ini tidak ada kendala berarti. Kami juga terus belajar meningkatkan standarisasi produk agar kualitas semakin baik,” tambah Deki.

Ia berharap model kolaborasi tersebut dapat diterapkan secara nasional untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi petani.

“Jika koperasi desa dan kelurahan di seluruh Indonesia bisa menyuplai SPPG, maka ekonomi petani akan bergerak, koperasi berkembang, dan program pemerintah semakin optimal,” ungkapnya.

Dengan sinergi ini, SPPG Bareng tidak hanya menghadirkan makanan bergizi bagi siswa, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi lokal. Capaian zero complain menjadi bukti bahwa kolaborasi antara pemerintah, koperasi, dan petani mampu menghadirkan layanan gizi berkualitas bagi generasi muda.