21 April 2026

Pemkot Batu Siap Wujudkan Daerah Yang Tangguh Hadapi Bencana Melalui Mitigasi dan Sinergi

Wawali Kota Batu, Heli Suyanto, hadiri Rapat Koordinasi Penanganan Dampak Bencana Kekeringan

Bagikan :

Reportasemalang.com, Batu – Wakil Wali (Wawali) Kota Batu, Heli Suyanto, hadiri Rapat Koordinasi Penanganan Dampak Bencana Kekeringan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim) di Gedung Dyandra Convention Hall, Surabaya, Selasa (07/04/2026).

Kehadiran Wawali dalam rapat yang dipimpin langsung oleh Gubernur Jatim ini, guna menentukan langkah strategis Pemerintah Kota (Pemkot) Batu dalam memperkuat sinergi lintas sektoral untuk mengantisipasi ancaman bencana hidrometeorologi dan kekeringan ekstrem di tahun 2026.

Selain itu, kegiatan ini bertujuan untuk melakukan sinkronisasi mengenai langkah mitigasi daerah dengan kebijakan provinsi, terutama dalam menjaga ketersediaan air bersih dan kesiapsiagaan menghadapi risiko kebakaran hutan dan lahan.

Dalam rapat koordinasi tersebut, membahas berbagai langkah strategis mulai dari pemetaan wilayah rawan kekeringan hingga penguatan satuan tugas penanganan bencana di lapangan.

Heli lalu menjelaskan bahwa tantangan krisis iklim yang sedang dihadapi saat ini memerlukan penanganan terintegrasi dengan baik dan benar antara pemerintah pusat, provinsi, hingga kabupaten/kota.

Menurut Heli, melakukan mitigasi bukan hanya berbicara tentang kesiapan fisik semata. Namun juga berkaitan dengan sistem koordinasi yang cepat dan akurat untuk meminimalisir terjadinya dampak sosial maupun dampak ekonomi bagi warga.

“Kesiapsiagaan harus dilakukan sejak dini melalu kolaborasi lintas sektoral, mulai dari penguatan mitigasi, kesiapan infrastruktur pendukung, hingga peningkatan kesadaran masyarakat dalam menghadapi potensi bencana,”‘ tandas Heli.

Tak lupa, Heli menginstruksikan kepada seluruh jajaran perangkat daerah di Kota Batu untuk memastikan seluruh instrumen mitigasi, seperti sarana distribusi air bersih dan peralatan pemadam kebakaran hutan, selalu dalam kondisi siap siaga.

Disamping adanya langkah mitigasi yang terukur, adanya sinergi yang kuat hingga penguatan secara teknis, Heli juga mendorong peningkatan peran aktif masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan sebagai langkah preventif yang paling mendasar.

Sehingga, dapat mewuiudkan ketangguhan daerah dalam menghadapi setiap potensi bencana, sekaligus memastikan keselamatan dan kesejahteraan masyarakat tetap terjaga di tengah tantangan iklim ekstrem. (Aris)