Reportasemalang — Dosen Departemen Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), Universitas Brawijaya (UB) menggelar kegiatan pengabdian kepada masyarakat di SMA Darul Mukhlashin, Probolinggo. Program ini berfokus pada peningkatan kompetensi biologi siswa melalui pelatihan teknologi preparasi sel dan jaringan serta analisis bioinformatika.
Kegiatan bertajuk “Peningkatan Kompetensi Biologi melalui Pelatihan Teknologi Preparasi Sel dan Jaringan serta Analisis Bioinformatika” ini diketuai oleh Eko Suyanto, S.Si., M.Sc., Ph.D., bersama tim yang terdiri dari Prof. Dr. Dra. Sri Rahayu, M.Kes, Dr. Drs. Agung Pramana Warih Marhendra, M.Si., dan Drs. Aris Soewondo, M.Si.
Melalui program ini, tim dosen UB berupaya meningkatkan pengetahuan, pemahaman, dan keterampilan siswa dalam bidang biologi modern. Pelatihan mencakup teknik preparasi sel dan jaringan hingga pemanfaatan bioinformatika sebagai metode analisis data biologis berbasis komputasi.
Dalam pelaksanaannya, siswa mendapatkan materi konsep dasar preparasi sel dan jaringan, teknik pembuatan preparat mikroskopis, serta pengenalan bioinformatika untuk analisis DNA, khususnya dalam kajian filogenetik. Selain itu, peserta juga mengikuti sesi praktik langsung guna memperkuat pemahaman.
Kegiatan praktikum turut didampingi mahasiswa S1, S2, dan S3 Departemen Biologi UB yang berperan sebagai asisten. Pendampingan ini membuat proses pembelajaran berlangsung lebih interaktif dan efektif.
Ketua tim pengabdian, Eko Suyanto, menegaskan pentingnya penguasaan teknologi dalam pembelajaran biologi saat ini.
“Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh pentingnya integrasi teknologi seperti bioinformatika dalam analisis data biologis. Siswa perlu dikenalkan sejak dini agar memiliki kesiapan akademik yang lebih baik,” ujarnya.
Pihak sekolah menyambut positif kegiatan tersebut. Kepala SMA Darul Mukhlashin, Nuril Laila, S.Pd., menyatakan program ini sangat relevan dengan kebutuhan pembelajaran saat ini.
“Siswa tidak hanya mendapatkan teori, tetapi juga pengalaman praktik langsung yang jarang diperoleh di kelas,” ungkapnya.

Hal senada disampaikan guru Biologi, Driyana Rike Ahmadlia, S.Si. Menurutnya, pelatihan ini mampu meningkatkan minat belajar siswa, terutama dalam memahami perkembangan biologi modern.
“Pendekatan yang digunakan sangat menarik dan aplikatif, khususnya pada pengenalan bioinformatika,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa pelatihan preparasi sel dan jaringan memberikan pengalaman baru bagi siswa di tengah keterbatasan fasilitas praktikum di sekolah.
Selama kegiatan berlangsung, siswa tampak antusias mengikuti diskusi dan praktik. Mereka juga berkesempatan melakukan analisis data biologis sederhana menggunakan database terbuka, termasuk belajar cara mengakses dan mengolah data untuk kebutuhan bioinformatika.
Sebagai bentuk dukungan berkelanjutan, tim dosen UB juga menyerahkan produk teknologi tepat guna berupa preparat awetan serta modul pembuatan preparat dan analisis bioinformatika kepada pihak sekolah.
Kegiatan ini merupakan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat, sekaligus mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) poin keempat tentang pendidikan berkualitas. Ke depan, tim dosen UB berkomitmen terus menghadirkan program edukatif yang berdampak positif bagi masyarakat.