27 April 2026

Gedung Parkir Kayutangan Ditarget Rampung Akhir Tahun, Libur Nataru Bisa untuk Roda Dua

Gedung Parkir Kayutangan Ditarget Rampung Akhir Tahun, Libur Nataru Bisa untuk Roda Dua
Gedung Parkir Kayutangan saat ditinjau Komisi C DPRD Kota Malang. (doc)

Bagikan :

Reportasemalang – Proyek pembangunan gedung parkir Kayutangan masih dalam tahap pengecoran. Dan ditargetkan rampung akhir tahun 2025.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang, Widjaja Saleh Putra mengatakan, pengerjaan proyek pembangunan gedung parkir di Kayutangan masih sesuai jadwal, meski butuh kerja ekstra di tahap penyelesaian.

“Saat ini pengerjaannya pengecoran. Selanjutnya tinggal pekerjaan yang mekanikal-elektrikal,” kata Widjaja, Rabu (3/11/2025).

Widjaja menyebut pekerjaan mekanikal-elektrikal itu pada tahap pemasangan lampu dan kelistrikan. Untuk lantai Widjaja menyebut sudah selesai semua.

“Semua alasnya sudah selesai ya tinggal pemasangan lampu-lampu dan listrik,” tambahnya.

Mengenai gedung parkir yang siap dioperasikan saat Natal dan Tahun Baru (Nataru), Widjaja tidak bisa berjanji karena masih banyak yang butuh disempurnakan.

“Saya tidak berani berjanji. Kita upayakan semaksimal mungkin, kalau ada bagian yang sudah bisa dipakai, akan kita manfaatkan,” tegasnya.

Kepala Dishub, Widjaja Saleh Putra

Namun, Widjaja mengatakan bahwa saat libur Nataru, sementara gedung parkir Kayutangan memungkinkan digunakan untuk parkir kendaraan roda dua.

“Untuk parkir roda dua kita masukkan kesana masih bisa,” imbuhnya.

Terkait parkir di pinggir jalan Kayutangan, Widjaja menegaskan bahwa parkir tersebut masih digunakan. Hal ini dikarenakan masih belum optimalnya bangunan yang awalnya lima lantai yang kini masih dua lantai.

“Nanti sangat mungkin masih dipakai, karena kita belum optimal. Tapi kami optimalkan, kita kurangi, minimal kita kurangi yang dipinggir jalan. Kita atur sedemikian rupa,” ungkap Widjaja.

Widjaja menyebutkan bahwa gedung parkir Kayutangan ini dapat menampung 40 mobil karena masih lantai dasar dan lantai 2.

“Sementara ini masih 40 mobil. Nanti yang motor kita arahkan semua ke Jalan Majapahit,” pungkasnya.