14 Juni 2026

Gandeng IDEA AI, Ribuan Mahasiswa Baru FTP UB Tersertifikasi Kompetensi AI Internasional

Gandeng IDEA AI, Ribuan Mahasiswa Baru FTP UB Tersertifikasi Kompetensi AI Internasional
Ribuan mahasiswa FTP UB terima sertifikasi kompetensi AI Internasional. (Istimewa)

Bagikan :

Reportasemalang – Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Brawijaya (UB) membuat gebrakan baru dalam pelaksanaan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PK2MABA) 2025. Dimana ribuan Mahasiswa Baru (Maba) FTP telah tersertifikasi kompetensi Artificial Intelligence (AI) internasional dari Institute for Data Innovation and Artificial Intelligence (IDEA AI).

Dekan FTP UB Prof. Yusuf Hendrawan, STP. M.App.Life.Sc.Ph.D mengatakan, sertifikasi kompetensi internasional AI ini merupakan program unggulan untuk PK2MB tahun 2025. Bekerjasama dengan IDEA AI yang lokasinya berada di Victoria, Australia.

“Kami sampaikan IDEA AI yang telah memberikan satu kolaborasi, kemitraan untuk kami bisa mensertifikasi dengan kuota 2.000 sertifikasi kompetensi AI untuk mahasiswa dan 100 kuota untuk dosen,” ungkapnya.

“Sampai dengan saat ini, 1.117 mahasiswa MABA sudah tersertifikasi ditambah dengan 600 mahasiswa yang menjadi panitia PK2MAB,” imbuhnya.

Dekan FTP UB menunjukkan sertifikasi kompetensi AI Internasional. (Foto: Agus N/reportasemalang)

Disampaikan Prof Yusuf, umumnya sertifikasi kompetensi internasional AI ini berbayar sebesar 600 dolar Australia. Tapi dengan kemitraan ini, FTP UB bisa memberikan sertifikasi kompetensi untuk 1.700 mahasiswa sekitar dengan gratis. Plus yang saat ini existing, ada 93 dosen aktif juga sudah tersertifikasi AI internasional, juga gratis.

“Kedepan kami berharap seluruh mahasiswa baru itu sudah memahami bagaimana teknik dasar tentang AI dan penggunaan AI di dalam riset. Kemudian bagaimana menggunakan generatif AI seperti audio, video, visual, teks, presentasi dan lain sebagainya. Dan yang paling penting kami juga memasukkan materi tentang etika penggunaan AI,” ungkapnya.

Menurut Prof Yusuf, pengetahuan AI sangat penting diberikan kepada mahasiswa utamanya mahasiswa baru. Karena kedepan, seluruh bidang ilmu apapun pasti akan terkoneksi dengan yang namanya AI.

“Kami tidak ingin alumni kami justru menciptakan pengangguran baru, tapi bagaimana alumni kami punya kompetensi tentang AI. Sehingga mereka bisa memanfaatkan dan mengembangkan AI di bidang ilmunya masing-masing,” tandasnya.