Search
Close this search box.
14 Juli 2024

UM Lepas 2.503 Lulusan di Wisuda Periode 122 dan 123

UM lepas 2.503 lulusan di wisuda periode 122 dan 123. (Foto: Ist/reportasemalang)

Bagikan :

Reportasemalang – Universitas Negeri Malang (UM) menyelenggarakan prosesi Wisuda periode 122 dan 123 dengan jumlah wisudawan sebanyak 2.503 orang. Yang digelar selama dua hari, 11-12 November 2023 di gedung Graha Cakrawala.

Pada wisuda periode ke-122, jumlah lulusan yang mencapai Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) lebih besar dari 2,75 pada program Diploma dan Sarjana sebanyak 1.128 orang (99,82%). Sedangkan predikat yudisium kelulusannya adalah: Dengan Pujian sebanyak 966 orang (85,49%); Sangat Memuaskan sebanyak 162 orang (14,34%); dan Memuaskan sebanyak 2 orang (0,18%).

Kemudian, mahasiswa lulusan program Magister dan Doktor, predikat yudisium kelulusannya adalah: Dengan Pujian sebanyak 99 orang (80,49%); Sangat Memuaskan sebanyak 23 orang (18,70%); dan Memuaskan sebanyak 1 orang (0,81%).

Sementara pada Wisuda periode ke-123, jumlah lulusan yang mencapai Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) lebih besar dari 2,75 pada program Diploma dan Sarjana sebanyak 1.093 orang (99,73%). Sedangkan predikat yudisium kelulusannya adalah Dengan Pujian sebanyak 881 orang (80,38%); Sangat Memuaskan sebanyak 212 orang (19,34%); dan Memuaskan sebanyak 3 orang (0,27%).

Bagi mahasiswa lulusan program Magister dan Doktor, predikat yudisium kelulusannya adalah: Dengan Pujian sebanyak 116 orang (75,32%); Sangat Memuaskan sebanyak 36 orang (23,38%); dan Memuaskan sebanyak 2 orang (1,30%).

2.503 lulusan UM mengikuti wisuda periode 122 dan 123. (Foto:Ist/reportasemalang)

Dalam sambutannya, Rekto UM, Prof Dr Hariyono MPd menyampaikan selamat bagi para wisudawan maupun wisudawati yang telah berhasil menyelesaikan masa studinya di UM.

Prof Hariyono berharap, generasi muda khusus para alumni UM kedepannya bisa memanfaatkan bonus demografi dengan sebaik-baiknya. Dimana produktivitas penduduk generasi muda bangsa Indonesia jauh lebih tinggi dibandingkan bangsa-bangsa yang lain.

“Tetapi kita juga harus menyadari bahwa tidak semua bonus demografi itu memiliki nilai positif. Ketika kita tidak memiliki kualitas sumber daya manusia yang baik,” ujarnya.

Untuk itu mari bersama-sama berdoa agar kedepan, semua alumni UM memiliki kemampuan diatas rata-rata. Sehingga harus terus mengembangkan keterampilan dengan tetap memperhatikan aspek moralitas yang dimiliki.

“Salah satunya yang kita miliki adalah kurikulum berbasis kehidupan. Sehingga walaupun kita sudah diwisuda hari ini, tapi kita harus terus belajarbelajar untuk mengembangkan potensi dan kapasitas diri,” tuturnya.

Prof Hariyono juga berharap, 10 atau 20 tahun lagi ada pemimpin bangsa yang berasal alumni UM.

“Kami berharap kedepannya akan lebih banyak lagi alumni UM yang menjadi, Gubernur, Bupati, Wali Kota, Menteri, bahkan Presiden atau Wakil Presiden. Kami ingin kejayaan Indonesia ini berawal dari UM,” pungkasnya.