Search
Close this search box.
14 Juli 2024

Tingkatkan Mutu Pendidikan, Guru PAUD Ikuti Workshop Best Practice

Bagikan :

Reportasemalang – Malang, Guna meningkatkan kompetensi guru pendidikan anak usia dini se-Kabupaten Malang, ikatan nara sumber (NS) datangkan -Instruktur Nasional Taman Kanak-kanak Propinsi Jawa Timur untuk mengelar Workshop.

Cecep Lili, Kabid PAUD Dikmas Dinas Pendidikan Kabupaten Malang mengatakan, ada tiga hal yang harus diperhatikan dalam kemajuan pendidikan di Kabupaten Malang antara lain bagaimana membuat best best practice yang lebih banyak dan berinovasi di lembaga.

Kedua dalam workshop ini, harus melakukan langkah yang extra ordinary dengan membuat karya ilmiah sehingga bisa diterbitkan dan bisa menjadi sebuah buku.

“Selama ini membuat buku dilakukan pihak kampus, tapi dari para Instruktur bisa menjadi penggagas membuat karya ilmiah, “tegasnya.

Pihaknya berharap guru juga banyak inovasi dan cerdas sehingga orang tua siswa bisa melihat lembaga tempat belajar anaknya mempunyai visi yang jelas tidak hanya mengagumi kemegahan bangunan sekolahnya saja.

“Ukuran kecerdasan tidak dilihat dari bangunannya tapi kemampuan gurunya dalam membaca lingkungan sekitar sebagai media pembelajaran, “tukasnya.

Senada, Siiti Zulaekhah, Spd ketua panitia workshop menjelaskan, bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi bagi guru PAUD khususnya di Kabupaten Malang dan meningkatkan manajemen pengelolaan lembaga karena berkaitan dengan praktek terbaik yang sudah dilakukan oleh pendidik di lembaga masing masing.

“Tindak lanjut dari workshop Best Practice kedepan guru dituntut membuat karya akan ditertibkan melalui jurnal atau diprint out langsung, “ungkapnya.

Kendala dalam pembelajaran di PAUD di Kabupaten Malang karena bermacam -macam lulusan ada yang dari SMA, S-1 bukan pendidikan atau tidak linier.

D.alam acara ini Kabupaten Malang sebagai tempat pertama dan roadshow Ikatan Instruktur jawa timur dengan jumlah 250 peserta .

“Targetnya 100 tapi melebihi sampai 250 apabila tidak kami stop kemungkinan pesertanya bisa lebih,” tukasnya. (Met/Djok)