Reportasemalang – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang resmi memulai proyek perbaikan dan penataan kawasan Jalan Gadang–Bumiayu serta Jalan Pasar Gadang, Senin (15/6/2026). Proyek yang dikerjakan menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) ini ditargetkan selesai pada akhir November 2026 guna mengurangi kemacetan, memperbaiki sistem drainase, dan meningkatkan kualitas infrastruktur di kawasan pasar.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Kota Malang, Dandung Djulharjanto, mengatakan proyek tersebut dibagi menjadi dua paket pekerjaan sesuai ketentuan.
Paket pertama mencakup rehabilitasi Jalan Gadang–Bumiayu sepanjang 674 meter dengan nilai anggaran sekitar Rp12 miliar. Sementara paket kedua meliputi penataan Jalan Pasar Gadang sepanjang 574 meter dengan anggaran sekitar Rp2 miliar.
“Pekerjaan diawali dengan pembangunan saluran drainase di sisi selatan berukuran 1 meter x 1 meter untuk mengantisipasi banjir. Setelah drainase selesai, pekerjaan dilanjutkan dengan konstruksi jalan utama yang sebagian besar menggunakan rigid beton dan sebagian aspal,” ujar Dandung.
Menurutnya, setelah pengerjaan di sisi selatan selesai, proyek akan berlanjut ke sisi utara dengan metode yang sama. Tahap akhir pekerjaan berupa pengaspalan menyeluruh dari jembatan sisi barat hingga Simpang Empat Bumiayu.
Untuk mempercepat penyelesaian proyek, pelaksanaan pekerjaan dibagi dalam dua sif. Sif pertama berlangsung pukul 08.00–16.00 WIB, sedangkan sif kedua dilaksanakan setelah Magrib hingga pukul 22.00 WIB, bergantung pada kondisi cuaca.
Selama masa konstruksi, sistem lalu lintas diterapkan secara buka-tutup per sisi jalan agar aktivitas masyarakat tetap berjalan. Pemkot Malang juga telah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) untuk mengatur rekayasa lalu lintas di lokasi proyek.
Dandung mengimbau masyarakat untuk memahami potensi gangguan arus kendaraan selama proses pembangunan berlangsung.
“Kami berharap masyarakat dapat memaklumi adanya perlambatan lalu lintas, khususnya di kawasan Pasar Gadang hingga November mendatang. Penataan ini dilakukan untuk menghadirkan infrastruktur yang lebih baik, mengurangi kemacetan, serta meningkatkan kenyamanan pengguna jalan,” katanya.
Dengan dimulainya proyek ini, Pemkot Malang menargetkan kawasan Jalan Gadang–Bumiayu dan Pasar Gadang menjadi lebih tertata, memiliki sistem drainase yang lebih baik, serta mampu mendukung kelancaran mobilitas warga dan aktivitas ekonomi di wilayah tersebut.