21 Juni 2026

Panen Raya Tebu di Lanud Abdurachman Saleh, Wujud Kedaulatan Pangan dan Energi

Panen Raya Tebu di Lanud Abdurachman Saleh, Wujud Kedaulatan Pangan dan Energi
Danlanud Abd Saleh, Marsma TNI Reza R.R. Sastranegara, S.Sos., M.A.P. foto bersama sejumlah pejabat saat panen raya tebu

Bagikan :

Reportasemalang – Sekitar 150 peserta dari unsur pemerintah pusat, legislatif, akademisi, industri, TNI Angkatan Udara, dan kelompok petani mengikuti kegiatan Panen Raya Tebu di Lanud Abdurachman Saleh, Selasa (2/12/2025).

Kegiatan ini menjadi bagian dari sinergi multiheliks bertema “TNI AU Wujudkan Kedaulatan Pangan dan Energi: Implementasi Geospasial dalam Mendukung Ketahanan Pangan Nasional Menuju Energi dan Lingkungan Hijau.”

Acara tersebut tidak hanya menjadi momentum panen, tetapi juga perayaan atas upaya bersama mewujudkan kemandirian pangan dan energi nasional.

Komandan Lanud Abdurachman Saleh, Marsma TNI Reza R.R. Sastranegara, S.Sos., M.A.P., MNSS, dalam sambutannya menegaskan komitmen TNI AU untuk berperan tidak hanya sebagai penjaga kedaulatan udara, tetapi juga sebagai agen perubahan di sektor ketahanan pangan.

Ia menjelaskan, pemanfaatan teknologi geospasial, penguatan kompi produksi, serta inovasi hilirisasi tebu hingga biofuel telah menunjukkan bahwa pertanian presisi dapat berjalan selaras dengan tugas pertahanan.

“Sinergi pemerintah, industri, akademisi, komunitas, petani, dan TNI AU adalah kunci keberhasilan mewujudkan masa depan bangsa yang mandiri,” ujarnya.

Danlanud ABD Saleh, Marsma TNI Reza R.R. Sastranegara, S.Sos., M.A.P., turun langsung mengikuti panen raya tebu

Sejumlah pejabat turut hadir, di antaranya Aster Kasau Marsda TNI Dr. Palito Sitorus serta anggota Komisi VI DPR RI Dr. Rieke Diah Pitaloka. Mereka menegaskan bahwa penguatan ekosistem tebu nasional dan integrasi data kebijakan pangan–energi merupakan fondasi strategis bagi ketahanan nasional. Perwakilan Bappenas, PT Sinergi Gula Nusantara, Pertamina NRE, serta sejumlah kementerian menekankan bahwa swasembada gula dan pengembangan energi berbasis bioetanol dapat dicapai melalui modernisasi lahan, riset, pendampingan petani, dan kolaborasi antarlembaga.

Kegiatan turut diwarnai pemutaran video Pusgeosau, penyerahan bibit dan pupuk, prosesi panen tebu, serta peninjauan greenhouse. Rangkaian acara ini menjadi ajang dialog teknis mengenai pengembangan model integrated farming bagi satuan TNI AU lainnya.

Panen Raya Tebu di Lanud Abdurachman Saleh menjadi simbol optimisme bahwa kedaulatan pangan dan energi dapat diwujudkan melalui kerja nyata dan kolaborasi berkelanjutan. Model pertanian terpadu dan hilirisasi tebu yang dikembangkan di lanud tersebut diharapkan dapat menjadi rujukan bagi satuan lain serta daerah berpotensi, sehingga Indonesia mampu semakin mandiri, hijau, dan berdaulat.