Reportasemalang – Menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang, menyiapkan langkah antisipasi untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas. Khususnya pengaturan arus lalu lintas di jalur-jalur rawan bencana.
Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra mengatakan, sesuai dengan arahan dari Menteri Dalam Negeri. Dalam rangka persiapan Nataru tahun ini, juga harus mengantisipasi terjadinya gejolak bencana, sehingga pengaturan lalu lintasnya nanti juga akan menyesuaikan.
“Artinya, tingkat kepadatan arus lalu lintas titik-titiknya tidak terlalu berubah signifikan dengan tahun-tahun sebelumnya. Cuma yang perlu diperhatikan adalah jalur-jalur yang dilalui yang berisiko bencana,” ungkapnya.
Jalur-jalur yang dilalui khususnya di Kota Malang ini yang beresiko rawan bencana seperti di Jembatan Gatot Subroto yang kemarin trotoarnya sempat ambrol.
“Mudah-mudahan di masa liburan nanti perbaikannya sudah selesai sehingga arus lalu lintasnya lancar,” ucapnya.
Langkah ini sesuai dengan surat edaran dari Menteri Dalam Negeri. Wilayah-wilayah yang diperkirakan menimbulkan kepadatan, termasuk yang berakibat banjir, maka harus diantisipasi sedemikian rupa.
“Alhamdulillah seperti satu sisi drainase di jalan Ki Ageng Gribik sudah selesai. Artinya tingkat kelancarannya sangat tinggi. Ditambah lagi dengan selesainya jembatan di Kedungkandang itu kan sudah selesai. Maka ini membuat lancar,” sebutnya.
“Hanya tinggal nanti mudah-mudahan proyek drainase di Soekarno-Hatta juga bisa selesai di akhir tahun ini,” pungkasnya.