Search
Close this search box.
11 Juli 2024

HMI Komisariat Teknik UMM Adakan Diskusi Keislaman

Reprotasemalang
Kegiatan diskusi HMI Komisariat Teknik UMM. (Foto: Ist/reportasemalang)

Bagikan :

ReportasemalangKabupaten Malang, Kata ‘Islam’ bukan hal yang asing lagi ditelinga masyarakat. Di Indonesia, Islam merupakan agama yang paling banyak dianut oleh mayoritas penduduk. Secara bahasa, Islam memiliki beberapa arti. Dalam bahasa Arab, Islam merupakan mashdar dari kata aslama-yuslimu-islaaman yang artinya taat, tunduk, patuh, berserah diri kepada Allah. Taat, tunduk, patuh  dan berserah diri yang dimaksud adalah mengerjakan perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya.

Agama ini muncul pertama kali di wilayah Arab, yaitu ditandai dengan diterimanya wahyu Al-Qur’an yang pertama di Makkah oleh Muhammad Saw. Setelah itu, ajaran Islam menyebar ke berbagai penjuru dunia, termasuk ke wilayah Indonesia.

HMI Komisariat Teknik UMM mengadakan diskusi menarik tentang keislaman . Topik yang diangkat yaitu, mengulas kembali bagaimana keberagaman dan paham yang ada di Indonesia. Ketika Islam yang dikatakan sebagai agama yang condong pada perdamaian, sesuai dengan Firman Allah SWT dalam QS. Al Anfal : 61. Selasa, (24/01/2023)

Maka mengapa masih banyak perbedaan yang tidak sedikit menimbulkan perdebatan di dalamnya. Selama diskusi berlangsung terjadi komunikasi yang interaktif antara pemateri dan peserta. Pertanyaan yang menarik hadir di forum diskusi saat itu “mengapa Islam harus beragam?”.

Hal tersebut dijawab oleh pemateri yang mengatakan bahwa : “Karena tidak ada Muhammad setelah Muhammad. Bahwa tidak ada orang yang bisa mempresentasikan Islam secara kaffah seperti Muhammmad. Hal tersebut yang menimbulkan berkembangnya paham-paham keislaman yang ada. Dan ketika ada pertanyaan mana yang benar dan yang salah, sebenarnya semua paham yang ada tidak ada yang salah”

Pernyataan dari pemateri juga langsung ditambahkan oleh salah satu peserta yang mengatakan bahwa  “perbedaan dan keberagaman yang seharusnya  di pakai sebagai upaya untuk saling mengenal satu sama lain dan saling menghormati dalam rangka mewujudkan silaturahmi dan silah ukhuwah”.

Keberagaman Islam adalah sesuatu yang sudah atau memang terjadi karena seorang yang mampu menyampaikan islam secara kaffah tidak ada lagi selain Rasulullah.

Sebagai sesama muslim sebaiknya kita saling menghargai pemahaman satu sama lain karena yang menjadi focus sebenarnya bukan pada perbedaannya. Perbedaan  paham yang ada tidak menjadi pembatas untuk silaturahmi dan beribadah, yang terpenting adalah bagaimana nilai-nilai islam diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.