22 Agustus 2026

Dies Natalis Universitas Ma Chung Ke-19: Berbagai Sorotan, Tantangan dan Prioritas Strategis

Dies Natalis Universitas Ma Chung Ke-19. (Foto: Aris MF)

Bagikan :

Reportasemalang.com – Universitas Ma Chung dalam periode Tahun Akademik 2025-2026 telah mengalami transformasi menuju visi sebagai universitas unggul, pilihan masyarakat, dan mandiri.

Saat ini, Universitas Ma Chung berhasil memperkuat kualitas akademik, meningkatkan kapasitas riset, mengembangkan talenta mahasiswa, memperluas jejaring nasional dan internasional, serta mempercepat transformasi tata kelola.

Berbagai capaian strategis sepanjang tahun ini semakin memperkokoh posisi Universitas Ma Chung sebagai perguruan tinggi yang adaptif, inovatif, dan berorientasi pada dampak nyata bagi masyarakat.

Tema yang diambil pada tahun 2026 ini adalah Fostering Transformatif Conference dengan subtema One Vision, Many Disciplines dan Real Impact, universitas akan terus memperkuat kualitas akademik, memperluas kolaborasi, menghasilkan inovasi yang relevan, serta menciptakan dampak nyata bagi masyarakat, bangsa, dan dunia.

Beberapa sorotan utama yang memiliki nilai atau dampak strategis di tahun Akademik 2025-2026 adalah adanya enam program studi berhasil memperoleh Akreditasi Unggul dalam satu tahun akademik.

Rektor Universitas Ma Chung, Prof. Dr. Ir. Stefanus Yufra Menahen Taneo, M.S., M.Sc., mengatakan bahwa sistem nilai paling mendasar dalam pendidikan bukan transaksional, tapi harus transformasional dalam artian bisa mengubah orang dari yang tidak tahu menjadi tahu, dan itulah konsep pengetahuan.

Ia menambahkan pentingnya transformasi atau perubahan dalam dunia pendidikan yang bisa membawa dampak bagi universitas khususnya mahasiswa agar lebih memahami, mengetahui, bertanggungjawab dan beretika.

“Saat ini semua orang bisa kuliah secara online dan mendapatkan ijazah. Tapi bagaimana interaksi antarpersonal sangat menentukan untuk bisa menghasilkan suatu perubahan ke depannya. Salah satu perubahan yang harus dilakukan dengan adanya pendidikan karakter,” ujar Prof. Stefanus, Senin (06/07/2026).

Rektor Universitas Ma Chung (foto tengah) Prof. Dr. Ir. Stefanus Yufra Menahen Taneo, M.S., M.Sc. (Foto: Aris MF)

Universitas Ma Chung kini memiliki 50% program studi berstatus Unggul (6 dari 12 program studi), melampaui persyaratan minimal menuju Akreditasi Perguruan Tinggi Unggul. Capaian ini menjadi tonggak strategis dalam meningkatkan daya saing institusi pada tingkat nasional.

Jumlah dosen bergelar doktor meningkat dalam tiga tahun terakhir dengan total sebanyak 82 dosen tetap yang terdiri atas 20 doktor dan 62 magister.

Publikasi ilmiah dosen menunjukkan tren positif pada jurnal nasional maupun internasional. Pada 2025-2026, telah dihasilkan 116 judul riset dari dosen Universitas Ma Chung, naik dari tahun sebelumnya. Produktivitas kekayaan intelektual meningkat melalui hak cipta, perangkat lunak, buku, media pembelajaran, serta inovasi teknologi.

Ma Chung Press terus memperkuat budaya publikasi melalui penerbitan jurnal ilmiah dan buku akademik. Koleksi perpustakaan meningkat menjadi 9.641 buku, naik signifikan dibanding tiga tahun sebelumnya.

Akses jurnal digital berkembang menjadi 229 jurnal open access, mendukung pembelajaran dan penelitian lintas disiplin.

Pada tahun 2025-2026, mahasiswa Universitas Ma Chung mencatatkan 22 prestasi di bidang Akademik dan 22 prestasi di bidang Non-Akademik.

Kerja sama dengan pemerintah, industri, perguruan tinggi, dan mitra internasional terus berkembang. Program mobilitas mahasiswa dan dosen, penelitian kolaboratif, serta kegiatan akademik internasional semakin memperkuat posisi Universitas Ma Chung dalam jejaring global.

Kemandirian finansial diusahakan melalui penerimaan mahasiswa baru yang jumlahnya meningkat dari tahun sebelumnya, serta dengan melakukan diversifikasi usaha dimana salah satunya dilakukan dengan optimalisasi pemanfaatan aset universitas.

Seluruh capaian yang telah diraih pada tahun akademik 2025-2026 menunjukkan bahwa Universitas Ma Chung berada pada jalur transformasi yang tepat.