25 Agustus 2026

Departemen Matematika UB Latih Guru MAN Kota Batu Gunakan GeoGebra

Departemen Matematika UB Latih Guru MAN Kota Batu Gunakan GeoGebra
Penyampaian materi dan demonstrasi penggunaan GeoGebra kepada peserta pelatihan di MAN Kota Batu

Bagikan :

Reportasemalang, KOTA BATU — Departemen Matematika Universitas Brawijaya (UB) mendorong transformasi pembelajaran matematika berbasis teknologi melalui pelatihan “Implementasi GeoGebra sebagai Media Pembelajaran Matematika Interaktif di MAN Kota Batu”.

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat tersebut membekali para guru dengan keterampilan memanfaatkan GeoGebra, perangkat lunak matematika dinamis yang memungkinkan konsep geometri, aljabar, grafik, statistik, hingga kalkulus disajikan secara visual dan interaktif.

Pelatihan dirancang dengan pendekatan praktik dan eksplorasi. Peserta tidak hanya mendapatkan pemaparan materi dan demonstrasi, tetapi juga melakukan praktik langsung, berdiskusi, serta memperoleh pendampingan selama menggunakan aplikasi.

Ketua tim pengabdian, Fery Widhiatmoko, S.Pd., M.Sc., mengatakan pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran matematika perlu diarahkan tidak hanya untuk memperkenalkan perangkat digital, tetapi juga membantu guru menghadirkan konsep yang lebih mudah dieksplorasi siswa.

“GeoGebra memberikan ruang bagi guru untuk menghadirkan konsep matematika secara lebih visual dan dinamis. Melalui praktik langsung, guru dapat melihat bagaimana perubahan parameter atau bentuk objek dapat digunakan untuk membantu siswa memahami konsep matematika secara lebih konkret,” ujar Fery.

Peserta diperkenalkan pada berbagai fitur dasar GeoGebra, mulai dari membuat objek matematika dinamis hingga memvisualisasikan konsep yang dapat dikembangkan menjadi media dan aktivitas pembelajaran di kelas.

Pendekatan praktik memungkinkan peserta menguji berbagai perintah, mengubah parameter, serta mengamati perubahan objek secara langsung. Dengan demikian, guru diharapkan tidak sekadar memahami fungsi aplikasi, tetapi mampu menggunakannya secara pedagogis untuk membantu siswa mengeksplorasi konsep matematika yang abstrak.

Foto bersama tim Pengabdian kepada Masyarakat Departemen Matematika Universitas Brawijaya dan peserta pelatihan di MAN Kota Batu.

Salah satu capaian dalam sesi praktik adalah kemampuan peserta menghasilkan visualisasi matematika menggunakan GeoGebra 3D Calculator.

Dua hasil uji coba menunjukkan peserta mampu membangun dan mengombinasikan objek ruang, bidang, serta sistem koordinat tiga dimensi. Hasil tersebut menunjukkan peserta mulai mampu mengikuti tahapan konstruksi sekaligus mengeksplorasi fitur GeoGebra secara mandiri.

Fery menjelaskan, kemampuan guru menghasilkan objek matematika tiga dimensi menjadi salah satu langkah awal untuk mengembangkan bahan ajar yang lebih interaktif.

“Hasil praktik ini menunjukkan bahwa GeoGebra tidak hanya dapat digunakan sebagai alat bantu demonstrasi, tetapi juga dapat dikembangkan menjadi aktivitas eksplorasi bagi siswa. Objek yang dapat diputar, digeser, dan dimodifikasi memberikan pengalaman belajar yang berbeda dibandingkan gambar statis,” katanya.

Visualisasi yang dihasilkan selanjutnya dapat dikembangkan menjadi bahan demonstrasi maupun aktivitas eksplorasi bagi siswa. Objek matematika yang dapat diputar, digeser, dan dimodifikasi memungkinkan konsep bangun ruang serta hubungan antarrepresentasi disajikan secara lebih konkret.

Program tersebut dipimpin Fery Widhiatmoko, S.Pd., M.Sc., bersama tim dosen yang terdiri atas Dr. Umu Sa’adah, M.Si.; Feby Indriana Yusuf, S.Si., M.Sc.; dan Meylita Sari, S.Si., M.Stat.

Kegiatan juga melibatkan mahasiswa lintas jenjang. Mereka berkontribusi dalam penyusunan materi dan modul, pendampingan praktik, dokumentasi, evaluasi, serta publikasi kegiatan.

Sementara itu, MAN Kota Batu berperan sebagai mitra dengan mengoordinasikan peserta yang berasal dari guru MAN Kota Batu dan sejumlah sekolah lainnya. Pihak madrasah juga menyediakan sarana pendukung pelaksanaan pelatihan.

Kolaborasi perguruan tinggi dan sekolah tersebut menjadi bagian penting untuk memastikan pengetahuan serta teknologi yang dikembangkan di lingkungan kampus dapat diterapkan sesuai kebutuhan nyata dalam pembelajaran.

Pelatihan GeoGebra tersebut turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas.

Kontribusi tersebut diwujudkan melalui peningkatan kompetensi guru, pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, serta pengembangan media yang membantu siswa memahami matematika secara visual dan interaktif.

Kegiatan ini juga berkaitan dengan SDG 9 tentang Industri, Inovasi, dan Infrastruktur melalui penerapan inovasi digital dalam ekosistem pendidikan. Adapun kolaborasi UB dan MAN Kota Batu sejalan dengan SDG 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, terutama melalui pertukaran pengetahuan dan peningkatan kapasitas.

Usai pelatihan, para peserta diharapkan dapat mengembangkan media berbasis GeoGebra sesuai dengan materi yang mereka ajarkan dan mengintegrasikannya ke dalam perencanaan pembelajaran.

Modul panduan yang disiapkan tim pengabdian menjadi referensi awal agar pemanfaatan GeoGebra dapat terus dikembangkan secara mandiri dan berkelanjutan di lingkungan madrasah.

Fery berharap pelatihan tersebut tidak berhenti pada kegiatan satu kali, tetapi dapat menjadi awal dari pengembangan pembelajaran matematika berbasis teknologi di sekolah.

“Kami berharap keterampilan yang diperoleh selama pelatihan dapat terus dikembangkan dan diterapkan dalam pembelajaran. Dengan pendampingan dan pengembangan bahan ajar secara berkelanjutan, teknologi seperti GeoGebra dapat menjadi bagian dari upaya menciptakan pembelajaran matematika yang lebih relevan dan bermakna,” tuturnya.

Melalui kegiatan tersebut, Departemen Matematika UB menegaskan komitmennya dalam mendukung transformasi pembelajaran matematika berbasis teknologi. Sinergi dengan MAN Kota Batu diharapkan dapat berlanjut melalui pendampingan, pengembangan bahan ajar interaktif, serta pertukaran praktik baik untuk menghadirkan pembelajaran matematika yang relevan, inklusif, dan bermakna.