Reportasemalang.com – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) terus mematangkan persiapan menjelang pelaksanaan Muktamar Ke-35 NU di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, yang dijadwalkan berlangsung pada 27-31 Agustus 2026.
Ketua Panitia Lokal Muktamar Ke-35 NU Kiai Haji Abdurrozaq Sholeh menyatakan, kesiapan fisik arena Muktamar NU saat ini telah mencapai lebih dari 80 persen dan terus dikebut menjelang pelaksanaan kegiatan.
“Secara fisik sudah lebih dari 80 persen. Tinggal finishing saja untuk penataan interior bagian dalam,” ujar Gus Rozaq, sapaan akrabnya, di Jombang, Rabu (19/08/2026).
Ia mengatakan koordinasi juga terus dilakukan antara panitia lokal dengan PBNU. Panitia lokal memastikan kesiapan arena, fasilitas pendukung, hingga berbagai kegiatan yang akan menyertai perhelatan organisasi tersebut.

Gus Rozaq mengungkapkan sejumlah tenda utama telah berdiri di kawasan Ponpes Tambakberas, Jombang.
Tenda jenis roder disiapkan untuk seremoni pembukaan, sedangkan sejumlah tenda berukuran besar lainnya akan digunakan sebagai arena sidang pleno organisasi.
“Panitia saat ini juga memfokuskan pekerjaan pada penyelesaian interior, pemasangan perabotan, dan fasilitas pendukung untuk menunjang kenyamanan peserta serta tamu undangan”, jelasnya.
Salah satu fasilitas yang sedang dipasang adalah sekitar 200 unit alat pendingin ruangan atau air conditioner (AC) di area tenda utama. Penyelesaian berbagai fasilitas tersebut ditargetkan selesai dalam beberapa hari ke depan.
Pimpinan Daerah Muhammadiyah Turut Berpartisipasi Bagi Warga Nahdliyin
Gus Rozaq juga menambahkan, dari sektor keamanan, Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (Kokam) menyiagakan sekitar 100 hingga 200 personel lapangan.
Jajaran personel Kokam ini diterjunkan untuk membantu jajaran Banser, Pagar Nusa, serta aparat TNI dan Polri dalam menjaga kelancaran arus dan kondusivitas di sekitar pesantren.
“Sudah ada bantuan personel dari Kokam sekitar 100 sampai 200 orang. Kemarin datang ke sini, siap support untuk pengamanan,” kata Gus Rozaq.
Disamping itu, Muhammadiyah juga mendirikan posko kuliner bergerak untuk melayani ratusan ribu jamaah ataupun peserta Muktamar yang memadati Kabupaten Jombang.
Pada posko tersebut, disiapkan sebanyak 10.000 porsi bakso serta 10.000 porsi kopi dan telur hangat yang dapat dinikmati secara gratis oleh para pengunjung.
“Alhamdulillah, Muhammadiyah juga memberikan kontribusi menyediakan makanan ringan untuk bakso 10.000 porsi dan kopi juga telur 10.000 porsi,” ungkap Gus Rozaq.
Sementara pada sektor kesehatan, jajaran fasilitas kesehatan milik Muhammadiyah turut menyiagakan sejumlah armada ambulans beserta tenaga medis lapangan.
“Tim medis ini disiagakan secara berdampingan dengan posko kesehatan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang serta rumah sakit rujukan setempat untuk mengantisipasi kebutuhan darurat peserta muktamar”, tutur Gus Rozaq.
Gus Rozaq menyampaikan apresiasi yang mendalam atas dukungan dari keluarga besar Muhammadiyah tersebut sebagai dukungan bagi kepanitiaan lokal.
Gus Rozaq memaparkan, dengan adanya solidaritas dari berbagai elemen masyarakat, organisasi keagamaan, serta instansi pemerintah, kesiapan panitia lokal Tambakberas saat ini telah melampaui angka 80 persen.


