11 Juli 2026

Cetak CEO Cilik Berdaya Saing Global, UNISMA Perkuat Ekosistem Startup Internasional

Cetak CEO Cilik Berdaya Saing Global, UNISMA Perkuat Ekosistem Startup Internasional
Rektor Unisma bersama puluhan CEO cilik binaan Global Kids and Youth for United Nations

Bagikan :

Reportasemalang – Universitas Islam Malang (UNISMA) terus memantapkan langkahnya menuju entrepreneurial world-class university. Komitmen ini dibuktikan lewat gelaran International CEO Talks, MoU Signing & Startup Innovation Forum 2026 yang berlangsung di Hall KH Abdurrahman Wahid, Gedung Ali bin Abi Thalib Lantai 7 UNISMA, Jumat (10/7/2026).

Ajang kolaborasi internasional ini menjadi magnet perhatian berkat kehadiran puluhan “CEO Cilik” dari Global Kids and Youth for United Nations (GKUN). Mereka merupakan para pelajar tingkat SD dan SMP se-Malang Raya yang berada di bawah binaan Sustainable Business Development and Innovation (SBDI) Center bersama UNISMA Malang.

Rektor UNISMA, Prof. Drs. Junaidi, M.Pd., Ph.D., memberikan apresiasi tinggi atas keberhasilan forum yang mempertemukan akademisi, CEO internasional, mahasiswa, hingga wirausahawan muda ini. Ia mengaku takjub dengan kualitas presentasi para Young CEO tersebut dalam memaparkan gagasan bisnis secara sistematis dan profesional.

“Luar biasa presentasinya. Yang saya kagumi adalah penyampaiannya sangat runtut, mulai dari menemukan ide dasar, menganalisis masalah, menghadirkan solusi, hingga menjelaskan kebutuhan startup dan peluang investasi. Ini menunjukkan bahwa semangat kewirausahaan dapat dibangun sejak usia dini,” ujar Prof. Junaidi bangga.

Rektor UNISMA, Prof. Drs. Junaidi, M.Pd., Ph.D.

Menurutnya, forum ini menjadi bukti sahih bahwa pendidikan kewirausahaan dan pemahaman mengenai Sustainable Development Goals (SDGs) tidak harus menunggu bangku kuliah. Sejak dini, anak-anak terbukti mampu berpikir kritis, menciptakan solusi, sekaligus menawarkan inovasi nyata bagi masyarakat.

Guna menyokong ekosistem ini secara berkelanjutan, Prof. Junaidi menegaskan bahwa UNISMA akan terus mengoptimalkan Lembaga Pengembangan Kewirausahaan dan Inkubator Bisnis (LPKIB). Lembaga ini bertugas mengawal hasil riset sivitas akademika agar bertransformasi menjadi produk inovatif yang siap bersaing di dunia usaha.

Nantinya, hasil penelitian dosen maupun mahasiswa yang bernilai komersial akan didampingi secara komprehensif, mulai dari pengurusan hak paten, penyusunan rencana bisnis (business plan), hingga pencarian investor.

“Kami ingin riset tidak berhenti menjadi laporan ilmiah, tetapi berkembang menjadi startup dan produk nyata. Karena itu, kami terus membangun kolaborasi dengan berbagai mitra luar negeri,” imbuh Rektor.

Sebagai langkah taktis, UNISMA saat ini tengah memperluas jejaring kerja sama dengan berbagai perusahaan dan institusi di Eropa. Langkah ini diharapkan mampu membuka keran pasar internasional bagi produk inovasi kampus maupun UMKM di Malang Raya.

Pada kesempatan yang sama, Co-Founder sekaligus Co-Director GKUN, Dr. Imam Wahyudi Karimullah, S.S., M.A., menjelaskan bahwa program Young CEO ini dirancang untuk mengubah pola pikir generasi muda.

“Tujuannya adalah membentuk generasi yang tidak hanya bercita-cita mencari pekerjaan, tetapi juga mampu menciptakan lapangan kerja sejak usia dini,” urai pria yang juga menjabat sebagai Ketua Lembaga Urusan Internasional UNISMA Malang tersebut.

Melalui pendampingan intensif dari SBDI Center Foundation dan UNISMA, para peserta cilik ini dibekali dengan kemampuan kepemimpinan, diplomasi, kewirausahaan, serta kepekaan terhadap isu global. Sinergi ini diharapkan mampu melahirkan lokomotif inovasi baru yang berdaya saing global sekaligus peduli pada pencapaian target-target SDGs.