Search
Close this search box.
17 Juli 2024

Aufa Zhafiri Berikan Materi Wawasan Kebangsaan Pada Pemuda Di Malang

Reportasemalang
Narasumber Diskusi Kebangsaan antara lain, Anggota DPRD Jatim (Aufa Zhafiri), Kapolres Malang (AKBP Ferli Hidayat), Rektor UNIRA (KH. Rosyid Imron Hamid), dan Ketua GP Ansor Kab Malang (Fakhururrozi) - dari kiri. (Foto: Ist/reportasemalang)

Bagikan :

ReportasemalangKabupaten Malang, Aufa Zhafiri DPRD Jawa Timur bersama Malang Institute mewujudkan progresif pemuda malang untuk memberikan edukasi dan wawasan berkenaan dengan kebangsaan dan Radikalisme. Kegiatan ini dilaksanakan di Mirabel hotel dan covention hall Malang. Minggu, (18/09/22).

Selain perwakilan Anggota DPRD Jawa Timur (Aufa Zhafiri), melalui forum diskusi ini juga dihadiri oleh berbagai instansi sebagai narasumber, Mulai dari instansi POLRI yang di hadiri langsung oleh Kapolres Malang ( AKBP FERLI HIDAYA ), Rektor universitas Raden Rahmat ( KH. IMRON ROSYADI HAMID ), Ketua PC GP. Ansor Kabupaten Malang ( FAKHRURROZI) dan di hadiri oleh ratusan peserta yang berasal dari kalangan pemuda dan mahasiswa.

Reportasemalang
Tokoh Muda Jatim Asal Malang sekaligus Anggota DPRD Jatim, Aufa Zhafiri. (Foto: Ist/reportasemalang)

Kedatangan mas Aufa pun disambut hangat dengan para tokoh yang menghadiri acara ini. Hal ini menjadi wajar karena diusia mudanya, aufa sudah bisa menjadi contoh bagi para pemuda.

Dalam kesempatan ini, mas Aufa Zhafiri dipersilakan untuk memberikan materi wawasan kebangsaan yakni pentingnya memahami wawasan kebangsaan secara luas dan wawasan beragama agar mampu menyaring informasi dengan benar.

Mas auva menjawab sambutan hangat para tokoh sebelum memberikan materi yang akan disampaikan.

“Terimakasih kedatangan saya disambut dengan meriah bapak ibu saudara sekalian” ucap mas aufa setelah memberikan salam hormatnya kepada para hadirin.

Mas Aufa juga menyampaikan pentingnya Hubbul watan minal iman dalam masyarakat.

“Berbicara masalah isu radikalisme yang beredar saat ini, kita hendaknya bertindak tegas agar semua dapat dituntaskan dengan baik. Melalui tokoh masyarakat, kita dapat memberikan edukasi kecintaan kita kepada bangsa, kepada tanah air kita tercinta. Hibbul watan minal iman ujarnya saat mengawali topik pembahasan.

“Radikalisme ada karena kurangnya hubbul watan minal iman itu tadi. Mereka tidak faham bahwa cinta tanah air merupakan bagian dari iman. Kalau kita kehilangan iman, otomatis sila pertama sedikit tergeser kan begitu” ungkapnya sambil tersenyum ramah.

“kita sebagai bagian dari bangsa indonesia harus tau bahwa pentingnya memahami wawasan kebangsaan secara luas dan wawasan beragama, untuk mampu menyaring informasi dengan benar tidak mudah terprovokasi dengan hal-hal yang mengarah terhadap ide dan gerakan radikalisme” ujar Aufa zhafiri.

Dalam hal ini mas Aufa menegaskan juga bahwa isu radikalisme harus dikawal bersama dengan baik. Melalui peran Mahasiswa maka hal ini dapat diwujudkan.

“Sebagai warga negara yang cerdas, mahasiswa harus mengawal masyarakat melalui perannya sebagai agen of change, agen of control dan agen of balance” tambahnya

Kegiatan ini pun berjalan dengan lancar yang dilanjutkan dengan diskusi dan tanya-jawab antar narasumber dengan para hadirin. (Dian)