Search
Close this search box.
15 Juli 2024

Usung Semangat Persatuan, IKIP Budi Utomo Gelar Festival Takjil Nusantara

Rektor IKIP Budi Utomo, Assoc Prof Dr Nurcholis Sunuyeko MSi, memberikan sambutan. (Foto: Agus N/reportasemalang)
Rektor IKIP Budi Utomo, Assoc Prof Dr Nurcholis Sunuyeko MSi, memberikan sambutan. (Foto: Agus N/reportasemalang)

Bagikan :

Reportasemalang.comKota Malang, Mengusung semangat Persatuan dan Kesatuan, IKIP Budi Utomo (IBU) Malang menggelar Festival Takjil Nusantara (Festa NU). Dengan menghadirkan menu takjil dari berbagai daerah, di Kampus C IKIP Budi Utomo, Jumat (31/3/2023).

Rektor IKIP Budi Utomo, Assoc Prof Dr Nurcholis Sunuyeko MSi mengatakan, Festa NU ini melibatkan semua sivitas akademika IBU. Dimana para dosen dan mahasiswa di IKIP Budi Utomo berasal dari berbagai daerah, suku dan agama.

“Karena itu, untuk menu takjil Nusantara ini diambil dari semua daerah. Agar semua bisa merasakan makanan dari berbagai daerah,” ujarnya.

Salah satu stan menyediakan takjil berbuka puasa. (Foto: Agus N/reportasemalang)
Salah satu stan menyediakan takjil berbuka puasa. (Foto: Agus N/reportasemalang)

Menurut Nurcholis, Festa NU ini diperuntukkan kepada seluruh mahasiswa dan dosen. Untuk bisa menikmati takjil bersama-sama, baik yang berpuasa maupun yang tidak puasa.

“Karena yang kita jaga adalah meskipun kita ini dari berbagai suku, daerah dan agama adalah bagaimana menjadi kompak dan bersatu. Sehingga kita bisa mewujudkan Islam Rahmatan Lili Alamin,” tuturnya.

“Demikian juga yang kita jaga adalah persatuan dan kesatuan, dengan salah satu caranya mengajak berbuka bersama seluruh sivitas akademika IKIP Budi Utomo. Tanpa memandang suku, agama maupun dari daerah mana mereka berasal,” tandasnya.

KH. Syaifudin Zuhri menyampaikan tausiah. (Foto: Agus N/reportasemalang)
KH. Syaifudin Zuhri menyampaikan tausiah. (Foto: Agus N/reportasemalang)

Lebih lanjut disampaikan Nurcholis, yang menyiapkan dan juga menjual atau memberikan takjil adalah mahasiswa yang tergabung dalam mahasiwa wirausaha.

“Dorongan dari pihak kampus adalah memberikan fasilitas. Tapi yang lebih penting sebenarnya adalah bukan soal dia berusahanya, tapi bagaimana dia termotivasi bahwa di kampus pun ternyata mereka bisa berusaha untuk pengembangan UMKM,” tandasnya.

Sementara itu, Festa NU kali ini dihadiri pula Rais Syuriah MWCNU Blimbing Kota Malang, KH. Syaifudin Zuhri.

Dalam Tausiyahnya, KH. Syaifudin Zuhri, turut mendoakan IKIP Budi Utomo agar memiliki lebih banyak lagi mahasiswa. Sehingga ilmu yang dimiliki mahasiswa IBU bisa lebih bermanfaat bagi masyarakat.

“Di masa depan, sesusah apapun mahasiswa menghadapi tantangan zaman. Semoga Allah berikan kemudahan dan keberkahan,” pungkasnya. (Agus N)