Search
Close this search box.
13 Juni 2024

Quick Respons Polres Malang Menanggapi Laporan Penemuan Mayat Yang Mengapung di Sungai Molek

Reportasemalang
Jajaran Polres Malang melakukan olah TKP pada penemuan mayat. (Foto: ist/reportasemalang)

Bagikan :

ReportasemalangKabupaten Malang, Penemuan mayat seorang pria di sungai menggemparkan warga sekitar. Pada hari Senin, tanggal 13 Juni 2022, sekira pukul 06.30 WIB seorang saksi telah melihat sesosok mayat dalam kondisi tengkurap di sungai Molek, Desa Sambigede, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang.

Warga sekitar dan Perangkat Desa yang mengetahui hal ini langsung melaporkan kepada Pihak Kepolisian dan Puskesmas setempat untuk dilakukan evakuasi dan penyelidikan.

“Dalam pemeriksaan awal, korban tidak memiliki identitas, sehingga kami melakukan scan retina untuk mendapatkan data diri mayat tersebut” Ucap Kapolsek Sumberpucung, AKP Lukman Hudin.

Dari hasil scan retina tersebut, petugas berhasil mengungkap data diri dari E-KTP atas nama Dicky Darmawan, Laki-laki (25) yang beralamat di Desa Kluwut, Kecamatan Wonosari, kabupaten Malang.

Kapolres Malang AKBP Ferli Hidayat didampingi Kasat Reskrim Polres Malang AKP Donny Kristian Bara’langi menambahkan, bahwa benar mayat pria tersebut adalah warga asal Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang.

“Sementara dari hasil penyeledikan awal, telah ditemukan beberapa luka terbuka dibagian wajah dan kepala” Ungkap Kapolres Malang

Saat ditemukan saksi, kondisi mayat laki-laki tersebut telanjang dada dan mengapung dengan hanya menggunakan celana pendek berwarna biru.

Petugas belum bisa memberi keterangan terkait awal mula atau kronologis kematian tersebut, namun Satreskrim Polres Malang telah melakukan penyelidikan dan memintai keterangan dari saksi untuk mengungkap apakah kejadian tersebut bisa dikatakan sebagai tindak pidana atau kecelakaan.

“Kita belum bisa memberikan kesimpulan, biarkan Tim dari Reskrim Polres Malang bekerja dulu, karena Polisi tidak mungkin menyimpulkan kejadian hanya melihat dari keterangan” Jelas Kapolres

Melihat dari kondisi korban, luka-luka dibagian kepala tersebut bisa dikatakan karena benda tajam, namun tidak bisa disimpulkan apakah luka itu dari pelaku maupun musibah kecelakaan yang dialami korban.

“Apabila memang termasuk tindak pidana, dengan alat bukti yang ada kami akan segera mengungkap siapa pelaku dibalik kematian mayat tersebut” pungkasnya.

Saat ini jenazah korban dibawa ke Rumah Sakit Saiful Anwar Kota Malang untuk dilakukan Visum, dan Pihak Kepolisian mencoba menghubungi keluarga korban untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut. (Kuncoro)