Search
Close this search box.
13 Juni 2024

Puluhan Prodi di Universitas Brawijaya Mendapat Akreditasi Internasional AQAS

Reportasemalang
Penyerahan Akreditasi Internasional AQAS. (Foto: Agus N/reportasemalang)

Bagikan :

ReportasemalangKota Malang, Program Internasionalisasi Universitas Brawijaya (UB) terus berlanjut. Terbukti, sebanyak 28 program studi yang ada di Universitas Brawijaya (UB) telah mendapatkan Akreditasi Internasional oleh lembaga akreditasi Agentur zur Qualitätssicherung an Hochschulen mit Sitz in Köln (AQAS).

Sejumlah program studi yang telah mendapatkan akreditasi internasional dari AQAS antaralain Program Sarjana Ilmu Hukum, Program Sarjana Kewirausahaan FEB, Progam Sarjana Manajemen FEB, Program Sarjana Ilmu dan Teknologi Pangan FTP, Program Magister Teknik Pertanian dan Biosistem , Program Magister Ilmu Hukum, Sistem Informasi Filkom, serta Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FIB.

Rektor UB Prof Widodo mengatakan, Akreditasi Internasional menjadi paramter atau standar sistem pendidikan. Sehingga mahasiswa yang belajar di UB meskipun belajar di Malang tapi mempunyai standar internasional.

“Harapannya mahasiswa bisa mengambil kredit dan studi lebih mudah di Eropa dan negara-negara di dunia dalam melanjutkan kuliah,” ujarnya.

Selain itu, akreditasi internasional juga menjadi salah satu daya tarik mahasiswa asing untuk belajar di Tanah Air, termasuk di UB.

“Termasuk juga mampu meningkatkan menggaet kerja sama dengan perguruan tinggi di dunia,” tuturnya.

Prof. Widodo menambahkan internasionaliaasi merupakan tantangan berbagai kampus tidak hanya di Indonesia.

“Internasionalisasi tidak hanya berbicara tentang kemampuan mahasiswa dalam berbahasa Inggris tapi keterlibatan dalam penelitian. Dukungan mahasiswa, pihak UB dan fakultas merupakan suatu awal pengembangan UB di masa masyarakat Internasional,”katanya.

Lebih lanjut, Ketua Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) Dr. Shinta Hadiyantina, S.H., M.H., mengatakan, ada tujuh kriteria AQAS bisa memberikan Akreditasi Internasional kepada prodi yang ada di UB.

“Yaitu kualitas kurikulum, prosedur penjaminan mutu, proses belajar mengajar dan asesmen, administrasi, kualitas dosen, suasana akademik, informasi publik,” sebutnya.

Sementara itu, Consultant AQAS Patrick Heinzer mengatakan, UB merupakan universitas dengan reputasi yang sangat baik dan perguruan tinggi yang berhasil mendapat akreditasi pada program studinya.

“Hal ini menjadi bukti kerja keras pengajar dan institutnya,” kata Patrick.

Karena itu menurut Patrick sudah selayaknya UB mendapatkan akreditasi internasional karena memenuhi sejumlah persyaratan dan kriteria, di antaranya kurikulum.

“Kurikulum yang diterapkan sesuai dengan kebutuhan dan memenuhi standar internasional. Selain itu, iklim perkuliahan dan hubungan masyarakat kampus dengan mahasiswa dan sebaliknya sangat bagus,” pungkasnya. (Agus N)