Search
Close this search box.
15 Juli 2024

Program BPBL Terangi 20.250 Rumah Tangga Tidak Mampu di Jawa Timur

Peresmian dan penyalaan pertama Program BPBL. (Foto: Ist/reportasemalang)

Bagikan :

Reportasemalang – Program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) yang dilaksanakan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) berhasil menyalurkan bantuan pemasangan listrik gratis. Untuk 20.250 rumah tangga tidak mampu di Provinsi Jawa Timur di tahun 2023. Program BPBL ini merupakan wujud hadirnya Negara bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan penerangan listrik.

Hal tersebut disampaikan Koordinator Perencanaan Distribusi Tenaga Listrik, Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Hari Purnomo pada Peresmian dan Penyalaan Pertama Program BPBL Provinsi Jawa Timur di Desa Tumpang, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang, Sabtu (25/11/2023).

“Dapat kami sampaikan bahwa rencana penerima BPBL Kabupaten Malang pada tahun ini sebanyak 1.673 rumah tangga yang tersebar di 20 kecamatan. Dan untuk Kecamatan Tumpang sebanyak 291 rumah tangga yang tersebar di 7 desa,” sebut hari.

Penyerahan bantuan token listrik kepada masyarakat. (Foto: Agus N/reportasemalang)
Penyerahan bantuan token listrik kepada masyarakat. (Foto: Agus N/reportasemalang)

Selain meningkatkan rasio elektrifikasi, program BPBL juga diharapkan dapat meningkatkan taraf hidup dan kemandirian masyarakat.

“Dengan memiliki akses listrik sendiri, masyarakat penerima manfaat BPBL diharapkan tidak lagi tergantung penyediaan listrik dari tetangga,” tuturnya.

Dalam kesempatan yang sama, Anggota Komisi VII DPR RI, Moreno Soeprapto mengatakan bahwa Komisi VII telah bersinergi serta berdiskusi terkait program BPBL ini. Dima a Komisi VII DPR RI sepakat menyetujui program BPBL ini.

”Kami tahu masih banyak saudara-saudara kita yang tinggal di 3T yang sangat membutuhkan bantuan pemasangan baru ini,” ungkap Moreno.

Moreno menekankan pentingnya kolaborasi antar instansi untuk mewujudkan program BPBL yang sangat bermanfaat bagi masyarakat yang tidak mampu ini.

“Melalui Program BPBL ini, diharapkan ibu-ibu lebih betah di rumah dan dapat memanfaatkan program BPBL dengan baik,” ucapnya.

Lebih lanjut, Asisten Administrasi Umum Sekretaris Daerah Kabupaten Malang, Wahyu Kurniati mengucapkan terima kasih atas dukungan dan bantuan Kementerian ESDM. Sehingga Program BPBL memberikan manfaat besar bagi masyarakat kabupaten Malang.

”Saya berpesan kepada penerima bantuan Program BPBL agar nantinya dapat memanfaatkan akses listrik dengan bijak dan mempergunakannya seoptimal mungkin untuk menunjang kegiatan sehari-hari,” kata Wahyu.

Sementara itu, salah satu penerima manfaat BPBL Timbul (61 tahun), mengaku selama ini ia tinggal di rumahnya selama puluhan tahun dan baru mendapatkan bantuan listrik gratis. Ia mengucapkan banyak terima kasih kepada Pemerintah atas bantuan yang diberikan kepadanya.

”Semoga program listrik gratis ini lancar-lancar terus, dan masyarakat yang belum mendapatkan bantuan juga dapat dibantu,” kata Timbul.

Penerima manfaat BPBL lainnya, Moch. Arifin (41 tahun) seorang ayah yang mempunyai empat orang anak mengatakan, selama ini ia menyalur dari rumah adiknya dan listriknya naik turun.

”Semoga pemerintah bisa menolong masyarakat seperti kami ini. Karena selama ini kami belum peernah mendapatkan bantuan, terima kasih pemerintah,” ujar Arifin.