15 April 2026

Presiden Prabowo Subianto Jelaskan Peranan NU Dalam Menjaga Kedamaian dan Stabilitas di Republik Indonesia

Presiden Prabowo Subianto, dalam kegiatan Puncak Satu Abad NU. (Ist.)

Bagikan :

Reportasemalang.com – Pelaksanaan puncak acara Mujahadah Satu Abad NU ditandai dengan sambutan dari Presiden Republik Indonesia, H. Prabowo Subianto, Minggu (08/02/2026).

Beliau menyampaikan secara pribadi bahwa suatu bentuk kehormatan atas sambutan yang sangat luar biasa dari warga NU yang saat ini telah hadir di Stadion Gajayana Kota Malang ini.

Prabowo mengungkapkan, “setiap kali saya berada di Nahdlatul Ulama, saya selalu bahagia, saya selalu semangat, saya merasakan kesejukan”.

NU sendiri telah 100 tahun berkiprah dan melakukan pengabdian. Hal ini sebagai bukti nyata bahwasanya NU telah menjadi pilar bagi bangsa dan negara Indonesia.

Setiap negara Indonesia ada masalah, NU selalu tampil menyelamatkan. Kita telah membuktikan telah berhasil membuktikan bahwa kita telah berhasil mempertahankan kemerdekaan negara kita melawan negara-negara besar di Dunia, yang dipimpin oleh para Kiyai dan Ulama.

“Proklamasi kemerdekaan Indonesia terjadi di Jakarta, tapi kemerdekaan itu diuji di Jawa Timur terutama Surabaya dan sekitarnya”, ungkap Prabowo.

Kita membuktikan bahwa Indonesia bukan negara yang mau tunduk pada negara penjajah. Dan itu terbukti dengan adanya resolusi jihad NU yang digagas oleh Hadratus Syaikh KH. Hasyim Asy`ari dalam perjuangannya melawan penjajah di Kota Surabaya.

NU selalu memberi contoh, NU selalu menjaga persatuan, tidak ada bangsa yang kuat, tidak ada bangsa yang maju kalau ada pemimpin yang tidak rukun.

Presiden Prabowo selalu mengajak semua unsur untuk bersatu dalam membangun bangsa ini. Pemimpin itu harus mau mengabdi kepada rakyatnya. Pemimpin tidak boleh memiliki rasa dendam, kebencian, dengki, mencari kesalahan pihak lain.

“Boleh bertanding, boleh berbeda, boleh berdebat, namun semua pemimpin di Indonesia harus rukun dan mampu memimpin persatuan dan kesatuan”, ungkap orang nomor satu di Indonesia ini.

Sejarah telah membuktikan bahwa tidak mungkin ada kemakmuran kalau tidak ada perdamaian. Tidak mungkin ada perdamaian, kalau pemimpinnya tidak bersatu dan tidak kompak.

Presiden Prabowo Tegaskan Sikap Pemerintah Dalam Membangun Bangsa Indonesia

Presiden Prabowo juga menjelaskan berbagai macam tugasnya selaku pemimpin negara berdasarkan UUD 1945. Tugas-tugas tersebut seperti melindungi tumpah darah Indonesia, melindungi rakyat Indonesia dari berbagai bentuk ancaman seperti fisik, kemiskinan, kelaparan, pelayanan Kesehatan, ketidaktersediaan Pendidikan yang layak dan melindungi segala bentuk kekayaan Rakyat Indonesia.

Indonesia memiliki kekayaan negara yang terlalu banyak. Namun, faktanya terlalu banyak kekayaan negara yang telah hilang, dicuri atau diambil bahkan hingga dibawa keluar negeri.

Pemerintah akan menindak segala bentuk tindakan korupsi, manipulasi, hingga pengerukan kekayaan negara. Makna Indonesia merdeka saat ini adalah negara Indonesia yang adil dan Makmur. Kita harus menghilangkan segala bentuk kemiskinan yang ada di Indonesia.

“Pemerintah telah membuktikan bahwa telah menjamin harga pupuk yang telah menurun. Cadangan beras saat ini juga tertinggi dalam sejarah pemerintahan di Indonesia”, ungkap Prabowo.

Sebelum mengakhiri sambutannya di hadapan para ulama dan warga NU, Presiden Prabowo menyampaikan jika saat ini Negara Indonesia untuk pertama kalinya telah mendapat kehormatan memiliki lahan di Kota Suci Mekkah, Saudi Arabia. 

Hal itu merupakan pertama kali dalam sejarah bagi pemerintah Kerajaan Arab Saudi mengijinkan negara lain untuk memiliki lahan atau tanah di Kota Suci Mekkah.

“Kita akan membangun Kampung Haji di Mekkah untuk jamaah Haji dan Umroh. Nantinya seluruh jamaah akan mendapat hunian yang layak, tempat yang baik, pelayanan terbaik, dan akan bertekad untuk menurunkan biaya haji bagi Rakya Indonesia”, tutupnya.

Dan Pemerintah Arab Saudi juga merubah peraturan perundang-undangan yang berlaku, khusus bagi bangsa Indonesia.