Search
Close this search box.
17 Juli 2024

Pertama Kali Diselenggarakan, LKTP Tampilkan Belasan Produk Inovasi ITN Malang

Reportasemalang
Motor listrik, salah satu produk inovasi yang ditampilkan di LKTP. (Foto: Agus N/reportasemalang)

Bagikan :

ReportasemalangKota Malang, Perayaan Dies Natalis ke-53 Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang kali ini turut dimeriahkan dengan penyelenggaraan Lomba Karya Tematik Prodi (LKTP). Dalam lomba ini berbagai produk inovasi unggulan hasil karya kolaborasi mahasiswa dan dosen dari masing-masing program studi ditampilkan dan dipresentasikan.

Rektor ITN Malang, Prof Dr Eng Ir Abraham Lomi, MSEE mengatakan, produk yang ditampilkan dalam lomba nantinya akan dinilai para juri profesional.

“Kami ada tiga juri yang akan melihat kelayakan inovasi teknologi yang dikembangkan dari masing-masing prodi. Dan produk yang terbaik akan kita danai maksimal 100 juta untuk pengembangan sampai dengan ke komersialisasi,” ujarnya usai membuka LKTP di Aula ITN Malang Kampus 1, Selasa (14/6/2022).

Rektor ITN Malang bersama Ketua Panitia LKTP ITN. (Foto: Agus N/reportasemalang)

Selain itu berbagai produk dari para peserta lomba juga akan dipatenkan, baik itu yang menang maupun yang tidak menang. Dan tidak menutup kemungkinan pihak kampus akan menggandeng industri untuk mengembangkan produk tersebut.

“Karena pandanaan dari kita terbatas, nanti bisa juga kita tawarkan ke industri untuk mendapatkan pendanaan pengembangan produk,” ucapnya.

Sesuai dengan tema yang dipilih “Pemanfaatan sumber energi di kampus 2 ITN Malang dengan mengedepankan konsep Green Technology, Green Energy, Green Environment, Material Maju, dan Teknologi Informasi” ini, maka semua hasil karya dari para dosen maupun mahasiswa akan dikembangkan di pusat riset teknologi inovasi ini.

“Semoga melalui lomba LKTP ini bisa memberikan dorongan motivasi kepada kita untuk terus berkarya demi nusa dan bangsa,” terangnya.

Sementara itu, Ketua Panitia LKTP ITN Malang Dr Aladin Eko Purkuncoro ST MT menyebutkan, peserta lomba terdiri dari 14 tim perwakilan dari masing-masing prodi. Dimana setiap tim beranggotakan 7 orang yang terdiri dari 4 orang dosen dan 3 orang mahasiswa.

Selain berkompetisi untuk menjadi juara 1, 2 dan 3, para peserta lomba juga memperebutkan uang pendanaan senilai Rp 100 juta bagi tim yang memiliki bisnis plan terbaik.

“Hanya satu pemenang saja yang akan didanai. Juara 1 belum tentu dapat Rp 100 juta, karena pendanaan ini untuk bisnis plan yang bisa berlanjut ke produk,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Aladin berharap gelaran LKTP yang baru pertama kali diadakan ini kedepannya bisa menjadi agenda rutin dari ITN Malang.

“Diharapkan gelaran LKTP ini bisa berkelanjutan dan menjadi ajang tahunan,” pungkasnya. (Agus N)