30 April 2026

Peringati Hari Anak Nasional, Menko PMK dan Menteri PPPA Sapa Ratusan Siswa Sekolah di UM

Peringati Hari Anak Nasional, Menko PMK dan Menteri PPPA Sapa Ratusan Siswa Sekolah di UM
Menteri PPPA sapa Ratusan siswa sekolah di UM. (Foto: Agus N/reportasemalang)

Bagikan :

Reportasemalang – Menjelang Peringatan Hari Anak Nasional, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno bersama Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi menyapa ratusan siswa sekolah di Malang. Yang berlangsung di Gedung Graha Cakrawala, Universitas Negeri Malang (UM), Selasa (15/7/2025).

Tidak hanya menyapa, Menteri PMK dan PPPA juga berkeliling meninjau proses pemeriksaan kesehatan gratis yang diikuti 500 siswa dari berbagai sekolah, termasuk anak-anak berkebutuhan khusus. Para siswa diberikan pemeriksaan kesehatan gigi, mata, telinga, gula darah, hingga pemeriksaan kondisi gizi.

Dalam kesempatan tersebut, Menko PMK menyampaikan pentingnya literasi digital dan kecerdasan artifisial (AI) di kalangan anak-anak, orang tua, dan pendidik.

Menko PMK sapa siswa sekolah di UM. (Istimewa)

Menurutnya, Indonesia saat ini menempati peringkat ketiga dunia dalam frekuensi kunjungan ke aplikasi AI. Sementara itu, rata-rata screen time orang Indonesia lebih dari 7 jam per hari.

“Maka, kita perlu bijak, tidak mudah percaya, kritis, serta menggunakan teknologi untuk tujuan kebaikan, seperti mendorong inovasi,” ujarnya.

Lebih lanjut Menko PMK mengatakan, dalam beberapa hari ini ia keliling di Jawa Timur. Untuk meninjau pemeriksaan kesehatan gratis bagi para santri dan juga anak sekolah menjelang peringatan hari anak nasional.

“Sebagaimana tadi kita lihat, UM juga menyelenggarakan untuk pemeriksaan gratis bagi anak-anak sekolah,” ucapnya.

“Terimakasih kepada Rektor UM yang menyelenggarakan acara seminar sekaligus acara meriah yang menghadirkan para guru. mulai dari guru PAUD, TK, sampai SD, SMP, SMA dan juga pejabat daerah dan pengamat pendidikan,” tandasnya.

Senada, Menteri PPA Arifah Fauzi, memberikan kepada UM yang sudah menyelenggarakan Deklarasi anti kekerasan terhadap perempuan dan anak. Sebagai salah satu rangkaian peringatan hari anak nasional.

Menurutnya, pada peringatan hari anak tahun ini diselenggarakan di seluruh sekolah di seluruh Indonesia. Dengan empat agenda utama yaitu senam bersama, bermain permainan tradisional berbasis kearifan lokal, menyanyikan lagu-lagu nasional atau lagu daerah serta dongeng bercerita tentang pahlawan nasional.

“Yang perlu digaris bawahi adalah permainan tradisional ini sebagai solusi yang kami berikan agar anak-anak ini waktunya tidak habis dengan gadget. Karena hasil penelitian kami bahwa salah satu penyebab dari kekerasan terhadap anak adalah pola asuh, penggunaan gadget dan faktor lingkungan,” ungkapnya.

Sementara itu, Rektor UM, Prof Hariyono mengaku sangat mendukung program pemerintah bagaimana agar kampus ini ramah kepada anak. Sekaligus juga bagaimana menciptakan relasi manusia, khususnya mahasiswa agar bisa memperoleh kebahagiaan yang sejati.

“Yaitu dengan tiadanya perundungan dan kekerasan. Baik kekerasan simbolik, kekerasan verbal sampai dengan kekerasan seksual,” ucapnya.

Ini yang menjadi tantangan bagi kita semua agar pada tahun 2045 bisa betul-betul menjadi bangsa yang berdaulat, maju dan sejahtera. Yaitu salah satunya menciptakan generasi emas.

“Kehadiran Menko PMK dan menteri PPPA adalah energi positif bagi UM dan masyarakat Malang untuk mengembangkan potensi anak-anak agar bisa tumbuh dan berkembang secara maksimal,” pungkasnya.