Search
Close this search box.
17 Juli 2024

Penuhi Kebutuhan Dunia Usaha dan Industri, UB Siap Kembangkan Center of Excellence

Reportasemalang
Rektor UB (tengah) menyampaikan terkait pengembangan Center of Excellence. (Foto: Agus N/reportasemalang)

Bagikan :

ReportasemalangKota Malang, Sebagai perguruan tinggi, Universitas Brawijaya (UB) dituntut mampu menghasilkan lulusan dengan kompetensi yang sesuai kebutuhan dunia usaha dan industri. Karenanya, UB siap mengembangkan Center of Excellence (CoE) di masing-masing fakultas.

Center of Excellence ini nantinya sebagai pusat studi, pusat research, sekaligus pusat data di setiap Fakultas. Hal ini disampaikan Rektor UB, Prof Widodo di sela kegiatan bincang santai bersama pakar di gazebo UB, Senin (18/7/2022).

Reportasemalang
Rektor UB, Prof Widodo. (Foto: Agus N/reportasemalang)

Dijelaskan Prof Widodo, Center of Excelent lebih ke arah suatu wadah atau strategi pengembangan pendidikan. Dimana mahasiswa dapat memahami persoalan riil, kebutuhan riil dan kampus juga mampu kerjasama dengan dunia usaha dan dunia industri secara riil.

“Jadi di dalamnya ada proses aktivitas research, aktivitas pembelajaran untuk meningkatkan kompetensi. Bisa sifatnya dalam satu fakultas maupun multi fakultas atau lintas disiplin ilmu,” ungkapnya.

Terpenting, di Center of Excelent ini juga menjadi bagian aktivitas dosen dan mahasiswa. Terutama dalam rangka pengembangan pengetahuan baru yang match dengan kebutuhan dunia usaha dan industri.

“Disitu ada kebaruan pengetahuan dan inovasi Mahasiswa terlibat langsung dengan kebutuhan masyarakat dan hasilnya dimanfaatkan langsung oleh dunia industri,” sebutnya.

Karena itu UB menggandeng dunia usaha dan industri. Untuk membantu dalam hal perumusan kurikulum, memberikan fasilitas dan juga melibatkan mahasiswa dalam proses usaha mereka.

“Kita targetkan minimal setiap fakultas memiliki satu CoE. Harapan nanti akan terus bertambah seiring dengan semakin banyaknya partner,” ucapnya.

“Jadi kita berdasarakan pada partner masyarakat yang betul-betul memerlukan inovasi dari perguruan tinggi,” pungkasnya. (Agus N)