Search
Close this search box.
12 Juli 2024

Pemberdayaan Ekonomi Umat, Ponpesma Tanwir Al Afkar Jalin Kemitraan dengan Ayam Hitz!

Penyerahan outlet Ayam Hitz!. (Foto: Agus N/reportasemalang)
Penyerahan outlet Ayam Hitz!. (Foto: Agus N/reportasemalang)

Bagikan :

Reportasemalang – Pondok Pesantren Mahasiswa (Ponpesma) Tanwir Al Afkar terus melakukan pemberdayaan ekonomi umat. Salah satunya melalui kerjasama kemitraan dengan Ayam Hitz! dibawah naungan PT Primafood International.

Dalam kemitraan tersebut, ada sebanyak 20 outlet Ayam Hitz! yang dipinjamkan untuk dikelola bersama oleh para jamaah Ponpesma Tanwir Al Afkar, Masjid dan Islamic Center Sabily.

Pengasuh Ponpesma Tanwir Al Afkar, Ustaz Akhmad Muwafik Saleh SSos MSi mengatakan, 20 outlet berupa rombong tersebut akan ditempatkan se-Malang Raya. Dimana pada tahap pertama ini baru 10 outlet yang diserahkan.

“Nantinya beberapa daerah yang menjadi titik persebaran outlet Ayam Hitz! , di antaranya Villa Bukit Tidar, UIN Sunan Ampel, Sukun, Sengkaling, Brawijaya, Singosari, Lawang dan lainnya,” sebutnya.

Ustaz Akhmad Muwafik Saleh dan Eko Agung Winarto. (Foto: Agus N/reportasemalang)
Ustaz Akhmad Muwafik Saleh dan Eko Agung Winarto. (Foto: Agus N/reportasemalang)

Menurut Gus Muwafik sapaan akrabnya, kemitraan dengan Ayam Hitz! ini sebagai bentuk ikhtiar dalam penguatan spiritual dan ekonomi masyarakat. Dimana nantinya hasil bagi usaha juga akan digunakan dalam pengembangan syiar dakwah, kegiatan sosial hingga pembangunan masjid.

“Kita kembangkan melalui jamaah, harapannya ketika ekonomi sejahtera, maka spiritualitas juga sejahtera. Sebab dakwah akan berjalan, ketika urusan perut terpenuhi. Sebagaimana dakwah para wali, urusan perut diselesaikan dulu, maka dakwah akan jalan,” beber Dosen FISIP Universitas Brawijaya ini.

Ketika kemitraan ini berkembang, lanjut Gus Muwafik, maka yang diuntungkan jamaah yang bersangkutan dan lembaga yang memodali. Namun ketika tak maksimal, maka bisa diteruskan oleh jamaah lainnya, sehingga akan terus berputar.

“Jamaah kita beri pinjaman berupa outlet atau rombong senilai Rp15 juta. Namun hanya bayar Rp500 ribu untuk modal awal untuk bahan 40 paket Ayam Hitz!. Nantinya 5 persen per bulan disetorkan ke Primafood International, sisanya kembali diputar dan disisihkan untuk dakwah,” tuturnya.

Outlet Ayam Hitz!. (Foto:Agus N/reportasemalang)
Outlet Ayam Hitz!. (Foto: Agus N/ reportasemalang)

Sementara itu, Manager Area Jatim Ayam Hitz!, Eko Agung Winarto mengatakan, dengan model kemitraan ini, Ayam Hitz! dapat berkembang seperti wilayah lainnya. Diakuinya, pemasaran di wilayah Jatim baru berjalan Agustus 2023, dimulai di Surabaya. Kemudian melebar di Malang pada awal September 2023.

“Pilot project di Malang ya disini (Ponpesma Tanwir Al Afkar), namun tak menutup kemungkinan masyarakat umum bisa mendaftarkan diri untuk bergabung,” ucap Eko.

Dijelaskan Eko, Ayam Hitz! sendiri merupakan produk olahan pabrik PT Primafood International dan sudah dimarinasi oleh PT. Charoen Pokphand Indonesia Tbk. Sehingga dijamin halal pada semua produk dan bahan tambahan pangannya.

“Rasanya kress dan tidak kalah dengan produk franschise ternama lainnya. Dari sisi bisnis juga menguntungkan mitra, karena kami hanya mengambil bagi hasil 5 persen dari keuntungan,” pungkasnya.