Search
Close this search box.
22 Juli 2024

MI 02 dan MTs 01 Almaarif Singosari Awali Deklarasi Madrasah Ramah Anak di Kabupaten Malang

Reportasemalang
Pembacaan deklarasi oleh Kepala MI 02 dan MTs 01 Almaarif Singosari. (Foto: Agus N/reportasemalang)

Bagikan :

ReportasemalangKabupaten Malang, Dua Madrasah dibawah naungan Yayasan Pendidikan Almaarif Singosari mendeklarasikan diri sebagai Madrasah ramah anak. Keduanya adalah Madrasah Ibtidaiyah (MI) Almaarif 02 Singosari dan Madrasah Tsanawiyah (MTs) Almaarif 01 Singosari.

Bertempat di halaman selatan Yayasan Pendidikan Almaarif, Deklarasi Madrasah ramah anak diikuti ribuan siswa, guru serta staf MI dan MTs Almaarif Singosari. Deklarasi Madrasah Ramah Anak ini merupakan yang pertama dilakukan sekolah Madrasah di Kabupaten Malang.

Kegiatan diawali dengan pagelaran seni dan dilanjutkan dengan pembacaan deklarasi serta penandatanganan komitmen bersama seluruh stakeholder, Rabu (19/12/2022).

Reportasemalang
Penandatangan Komitmen Madrasah Ramah anak oleh Kepala MTs Almaarif 01 Singosari Dwi Retno Palupi. (Foto: Agus N/reportasemalang)

Ketua Yayasan Pendidikan Almaarif Singosari H. Anas Noor, SH, MH, mengatakan, jika melihat pemberitaan di berbagai media, masih sering terjadi adanya kekerasan di sekolah. Dimana kekerasan ini tidak hanya dilakukan oleh sesama siswa, tetapi juga dilakukan guru kepada siswanya.

“Karena itu seluruh pengurus yayasan mendukung sepenuhnya untuk menjadikan dua lembaga yang berada di bawah naungan Yayasan Pendidikan Almaarif Singosari ini sebagai Madrasah ramah anak,” ucapnya.

Anas beraharp, Madrasah ramah anak ini tidak hanya dideklarasikan saja. Tapi harus benar-benar dilaksanakan sesuai dengan aturan dan tuntunan seperti apa sebenarnya Madrasah ramah anak itu.

“Jadi siswa ketika berada di sekolah harus merasa nyaman, merasa aman dan tenang karena gurunya ramah dan lingkungannya mendukung.Begitu juga ketika mereka berangkat sekolah itu dalam kondisi yang menyenangkan. Kalau kondisinya seperti itu, InsyaAllah Madrasah ramah anak ini bisa berjalan dengan baik,” tuturnya.

Sebeb itu Anas meminta kepada seluruh stakeholder dan juga masyarakat untuk ikut serta mengawasi sekolah MI dan MTs Maarif Singosari ini agar bisa benar-benar menjadi Madrasah ramah anak.

Reportasemalang
Penandatanganan deklarasi Madrasah Ramah Anak. (Foto: Agus N/reportasemalang)

“Pagi ini merupakan langkah awal yang dilakukan MI dan MTs Maarif Singosari untuk menuju benar-benar menjadi sekolah ramah anak,” tandasnya.

Senada, Plt. Kepala Kemenag Kabupaten Malang, Drs. H Imam Turmudzi, M.Ag menyampaikan, Kantor Kementerian Agama sangat mendukung program Madrasah ramah ini.

Karena tidak dapat dipungkiri, di sekolah lain masih sering terjadi kekerasan maupun bullying. Bahkan terkadang masih ada guru yang berlaku kasar terhadap siswanya.

“MI dan MTs Almaarif Singosari ini adalah satu-satunya Madrasah yang mengawali untuk Deklarasi Madrasah Ramah Anak di Kabupaten Malang. Mudah-mudahan nanti akan ditiru oleh Madrasah lainnya di seluruh Kabupaten Malang,” harapnya.

Sementara itu Kepala MTs Almaarif 01 Singosari, Dwi Retno Palupi, M.Pd mengatakan, deklarasi ini dilakukan untuk menyampaikan komitmen MI dan MTs Almaarif Singosari untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang ramah anak.

“Melalui deklarasi ini kami berharap mampu mewujudkan kondisi Madrasah yang aman, ramah, indah, inklusif, asri dan nyaman bagi perkembangan peserta didik,” pungkasnya. (Agus N)