Search
Close this search box.
15 Juli 2024

Kukuhkan 279 Wisudawan, Rektor ITN Malang: Jadilah Pembelajar Seumur Hidup

Reportasemalang
Rektor ITN Malang, Awan Uji Krismanto ST MT PhD memberikan sambutan. (Foto: Ist/reportasemalang)

Bagikan :

ReportasemalangKota Malang, Sebanyak 279 mahasiswa Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang mengikuti Wisuda ke-69. Bertempat di Kampus II ITN Malang, prosesi wisuda kali ini dilaksanakan secara luring dengan dihadiri langsung para wisudawan dan pendamping, Sabtu (18/3/2023).

Rektor ITN Malang, Awan Uji Krismanto ST MT PhD menyampaikan, ITN Malang merupakan kampus yang secara konsisten mencetak SDM yang berkualitas. Serta berkomitmen dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Menurutnya, upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia, dalam hal ini para mahasiswa, dilakukan melalui proses pembelajaran yang menyeluruh. Meliputi bidang ilmu pengetahuan dan teknologi dan pembentukan karakter.

Reportasemalang
Prosesi Wisuda ke-69 ITN Malang. (Foto: Ist/reportasemalang)

“Pembentukan karakter di ITN Malang dilakukan dengan memberi wawasan dan pembiasaan. Dimana pembiasaan dilakukan dengan melibatkan mahasiswa dalam berbagai hal, antara lain dalam peribadahan, kewirausahaan, serta manajerial dan kepemimpinan,” jelasnya.

Lebih lanjut disampaikan Awan, lingkungan belajar dan atmosfir akademik di ITN Malang sangat kondusif dalam menyiapkan kompetensi lulusan yang siap kerja serta berjiwa enterpreneur. Mampu melihat peluang, kreatif, adaptif serta resilient terhadap tantangan.

Karenanya, ITN Malang terus mengembangkan inovasi di bidang penelitian dan teknologi melalui Pusat Penelitian dan Inovasi (Research and Innovation Centre).

“Melalui pusat ini, hasil-hasil penelitian dan inovasi dosen dan mahasiswa tidak hanya berhenti dalam bentuk buku, HKI maupun artikel ilmiah saja. Tetapi juga siap untuk komersialisasi serta diimpelentasikan di masyarakat,” terangnya.

“Sebab itu menurut kami, para orangtua wisudawan sudah sangat tepat memilih ITN Malang sebagai perguruan tinggi untuk mendidik putra-putrinya,” imbuhnya.

Lebih lanjut Rektor Awan, berpesan kepada para wisudawan agar jangan berhenti untuk terus belajar. Tingkatkan terus segala pengetahuan dan kemampuan dalam era revolusi industri 4.0 dan 5.0 yang penuh dengan persaingan global ini.

“Jadilah pembelajar seumur hidup agar saudara selalu dapat beradaptasi dengan perubahan dalam dunia yang sarat dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan perkembangan teknologi. Saya yakin bahwa Saudara dapat berkontribusi besar dalam berkarya pada era global saat ini, untuk berkiprah di dalam negeri maupun di luar negeri,” pesannya.

“Setelah lulus, teruslah berinovasi dan bahkan menciptakan lapangan pekerjaan dengan semangat kewirausahaan,” tandasnya.

Lebih lanjut, Ketua IKANAS ITN Malang, Ir Nyoman Sugiartha Ariantata, menyampaikan selamat dan sukses kepada wisudawan dan wisudawati.

Menurutnya, perjalanan ini adalah awal untuk menapak. Karena kita tidak pernah terbayang bahwa begitu banyak lulusan dari ITN yang berhasil.

“Ada alumni yang hari ini menjabat sebagai Profesor, bahkan ada beberapa alumni yang menduduki jabatan-jabatan strategis. Belum lagi para alumni yang sukses menjadi pengusaha,” ungkap Nyoman.

Karena itu para wisudawan harus bangga menjadi Alumni ITN Malang. Karena dari kampus ini lahir orang-orang hebat.

“Mudah-mudahan apa yang kalian impikan bisa tercapai. Dan saya bangga sebagai alumni ITN Malang,” ucapnya.

Sementara itu, salah satu perwakilan orangtua wisudawan, Naomi Yoa Atandau menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh civitas akademika ITN Malang. Yang telah membawa para wisudawan menjadi orang-orang yang hebat dan luar biasa.

“Semoga ITN tetap jaya dan dapat terus mencetak generasi yang hebat dan berkualitas. Sehingga dimanapu mereka berada, bisa membawa dampak yang baik bagi diri sendiri, keluarga maupun bangsa dan negara,” ujarnya.

Senada, Perwakilan wisudawan, Amalia Triwulandari, juga mengaku bersyukur telah diberikan kesempatan untuk dapat kuliah di ITN Malang. Melalui program bidik misi yang dibiayai penuh oleh ITN Malang.

“Alhamdulillah dengan usaha dan doa kedua orangtua saya diberikan kesempatan oleh Allah melalui program bidik misi. Sehingga saya bisa kuliah di ITN Malang dan lulus 3,5 tahun dan full dibiayai oleh ITN Malang,” kata Amalia.

Tentunya program ini sangat membantu mahasiswa dengan keadaan financial kurang mampu dan berprestasi bisa merasakan kuliah di ITN Malang.

“Kami sampaikan ucapan terimakasih kepada pimpinan, dosen, staf, beserta seluruh civitas akademika ITN Malang,” pungkasnya.