30 April 2026

Kiprah Alumni Fisioterapi UMM di Panggung Sea Games 2025

Kiprah Alumni Fisioterapi UMM di Panggung Sea Games 2025
Muhammad Nanda Risydianto saat memberikan perawatan kepada salah satu atlet

Bagikan :

Reportasemalang – Capaian membanggakan diraih alumnus Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Muhammad Nanda Risydianto, S.Kes., M.Or., lulusan Program Studi Fisioterapi UMM angkatan 2015 itu turut ambil bagian dalam keberhasilan Tim Nasional Basket Putri Indonesia meraih medali perunggu pada SEA Games 2025 yang digelar di Thailand.

Sejak 2021, Nanda sapaan akrabnya telah dipercaya sebagai fisioterapis Timnas Basket Putri Indonesia. Komitmen dan profesionalisme yang ia tunjukkan kembali berbuah manis pada SEA Games 2025, saat tim Indonesia berhasil mengalahkan Malaysia dengan skor 62–55 pada laga penentuan perebutan medali perunggu yang berlangsung Jumat (19/12/2025).

Keberhasilan tersebut memastikan Indonesia naik podium dan tidak terlepas dari peran tim fisioterapis dalam menjaga kondisi fisik atlet tetap optimal sepanjang turnamen. Dalam olahraga prestasi, kesiapan fisik, pencegahan cedera, serta pemulihan yang tepat menjadi faktor krusial dalam menunjang performa atlet di lapangan.

Dalam menjalankan perannya sebagai fisioterapis Timnas Basket Putri, Nanda mengungkapkan bahwa tantangan terbesar dalam pekerjaannya adalah memahami karakter, kebutuhan, dan kondisi fisik setiap atlet.

“Setiap atlet memiliki karakter dan kebutuhan yang berbeda. Terlebih atlet perempuan, penanganannya membutuhkan kepekaan lebih, terutama terkait faktor fisiologis seperti siklus bulanan yang dapat memengaruhi kebugaran, performa, hingga risiko cedera,” jelasnya.

Muhammad Nanda Risydianto, S.Kes., M.Or.

Pengalaman Nanda di level nasional dan internasional didukung oleh latar belakang pendidikan formal dan nonformal yang kuat. Selain menyelesaikan pendidikan fisioterapi dan magister olahraga, ia juga mengantongi berbagai sertifikasi profesional, seperti AIFO, CDNP, dan COMT, yang menunjang kompetensinya sebagai fisioterapis olahraga. Keahlian tersebut membantunya dalam memahami respons fisiologis tubuh atlet, menyusun strategi pemulihan, serta melakukan pencegahan kelelahan dan cedera selama latihan maupun pertandingan.

Sebelum bergabung dengan Timnas Basket Putri Indonesia, Nanda telah memiliki pengalaman luas di dunia olahraga nasional. Ia pernah mendampingi Prapon Futsal Jawa Timur 2019 serta menjadi fisioterapis tim Basket Putri Fever Surabaya sejak 2021 hingga sekarang, di samping berbagai pengalaman profesional lainnya.

Kiprah Muhammad Nanda Risydianto menjadi bukti nyata bahwa lulusan Fisioterapi UMM mampu berkontribusi di level nasional hingga internasional. Prestasi ini tidak hanya mengharumkan nama almamater, tetapi juga menegaskan peran strategis fisioterapis dalam mendukung kemajuan olahraga prestasi Indonesia.