Search
Close this search box.
14 Juni 2024

Guru Besar FMIPA Universitas Brawijaya Ajak Ibu – Ibu PKK Hidup Sehat

Reportasemalang
Prof Fatchiyah MKes PhD, memaparkan materi menu makanan sehat. (Foto: Agus N/reportasemalang)

Bagikan :

ReportasemalangKota Malang, Sebagai salah satu pemenuhan Program Pengabdian kepada Masyarakat DPP/SPP Departemen Biologi, Fakultas MIPA Universitas Brawijaya Tahun 2022 dalam kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi, Pusat Studi SMONAGENES Universitas Brawijaya melakukan agenda rutin Pengabdian kepada Masyarakat.

Mengusung Tema “Penyuluhan dan Edukasi Menu Nutrisi Sehat Berbasis Produk Lokal untuk Meningkatkan Kesehatan Masyarakat Ibu-Ibu PKK”, kegiatan Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Desa Karangwidoro, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, Sabtu (4/6/2022). Adapun peserta yang hadir diantaranya para perangkat desa, pengurus PKK dan para ibu ibu Kader PKK Desa.

Disampaikan Ketua Pelaksana, Prof Fatchiyah MKes PhD, kegiatan pengabdian masyarakat ini merupakan pertama kali dilakukan secara luring, setelah sekian lama dalam masa pandemi. Menurutnya, program pengabdian ini dilatarbelakangi pemberdayaan dalam penanggulangan persoalan gizi melalui penyuluhan nutrisi sehat untuk masyarakat.

“Kegiatan Penyuluhan ini dimaksudkan untuk memberikan edukasi bagi masyarakat. Khususnya para ibu- ibu PKK sebagai penggerak pertama dalam keluarga di masyarakat untuk memperhatikan daya komposisi menu nutrisi sehat yang sangat baik untuk dikonsumsi,” terangnya.

Lebih lanjut Prof. Fatchiyah memaparkan materi tentang ‘Menu Makanan Sehat’. Dimana menurutnya, proporsi dan komposisi yang baik dari bahan makanan yang akan dikonsumsi dapat menghindarkan dari penyakit.

Karena itu melalui program pengabdian ini, ia ingin mengedukasi masyarakat untuk dapat mengolah produk lokal setempat. Salah satunya dengan mengolah buah jeruk menjadi produk olahan minuman sehat.

“Harapannya ide minuman sehat ini dapat diaplikasikan menjadi usaha sampingan atau pokok untuk menambah penghasilan,” jelas Prof Fatchiyah, yang juga merupakan Kepala Pusat Studi SMONAGENES.

Sementara itu pemateri berikutnya, Ernanin Dyah Wijayanti SSi MP, memaparkan tentang ‘Penerapan K3 Pertanian dan Sistem Tumpang Sari’. Dalam penjelasannya, Ernanin menyampaikan bagaimana penerapan kesehatan dan keselamatan kerja yang baik dan benar dalam bidang pertanian. Seperti pengenalan alat pelindung diri dan langkah menjaga kebersihan diri dan alat setelah berkebun.

“Sebab di khawatirkan masih ada bahan pestisida yang menempel,” ucapnya.

Berikutnya, Eko Suyanto SSi MSc danYeni Avidhatul Husnah SSi MSc melanjutkan untuk materi terakhir yaitu ‘Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA)’. Pada materi ini, disampaikan mengenai tanaman apa saja yang dapat ditanam di sekitar lingkungan rumah dan berkhasiat sebagai obat atau kegunaan lainnya secara sederhana,

“Jadi salah satu contoh tanaman Toga yang bisa ditanam di sekitaran rumah diantaranya seledri, sirih, dan lidah buaya,” sebutnya.

Selama kegiatan berlangsung, para peserta nampak antusias mendengarkan dan mengajukan pertanyaan terkait menu nutrisi sehat yang dapat di konsumsi dan dikembangkan sebagai produk lokal unggulan desa. Kegiatan hari pertama di tutup dengan pengumuman untuk kegiatan pengabdian selanjutnya, demonstrasi pembuatan minuman sehat dan diakhiri dengan foto bersama. (Agus N)