Search
Close this search box.
12 Juli 2024

Gelar Wisuda Heppiee, IKIP Budi Utomo Datangkan Happy Asmara

Foto bersama Happy Asmara dengan para wisudawan IKIP Budi Utomo. (Foto:Agus N/reportasemalang)
Foto bersama Happy Asmara dengan para wisudawan IKIP Budi Utomo. (Foto:Agus N/reportasemalang)

Bagikan :

Reportasemalang – Mengusung tema “Proses Heppiee, Sukses Menanti” IKIP Budi Utomo (IBU) kembali menggelar wisuda sarjana dan pascasarjana. Tema ini dipilih sebagai upaya menepis bahwa suasana akademik tidak harus ditempuh dengan cara kaku dan menyeramkan.

IKIP Budi Utomo selalu berkomitmen menyelenggarakan tugas-tugas Pendidikan dengan proses yang heppiee dan membahagiakan.

Duet Happy Asmara dengan Rektor IKIP Budi Utomo. (Foto: Agus N/reportasemalang)
Duet Happy Asmara dengan Rektor IKIP Budi Utomo. (Foto: Agus N/reportasemalang)

Rektor IKIP Budi Utomo, Assoc. Prof. Dr. Nurcholis Sunuyeko, M.Si. menyampaikan, selama ini pendidikan kerap dianggap sebagai sebuah proses yang sangat berat. Karena itu, IBU ingin membalik, baik dari sisi metodologi, materi, pelayanan, hingga fasilitas, diusahakan untuk menuju pada proses yang Heppiee.

“Sebenarnya sekolah maupun kuliah tidak ada yang menakutkan. Menulis skripsi juga bukan hal yang menakutkan,” ujarnya.

Happy Asmara bernyanyi bersama wisudawan. (Foto: Agus N/reportasemalang)
Happy Asmara bernyanyi bersama wisudawan. (Foto: Agus N/reportasemalang)

Sebab itu, para dosen harus mampu membimbing dan memberikan petunjuk. Bukan menghakimi, apalagi menjatuh-jatuhkan atau merendahkan.

Karena para mahasiswa ini kuliah di IBU yang diinginkan agar memperoleh bekal intelektual. Dan juga untuk mempunyai bekal sosial dan kompetensi yang dibutuhkan oleh dunia kerja.

“IBU mencoba supaya prosesnya Heppiee. Kalau prosesnya senang, maka suksesnya akan menanti. Karena kalau kita dalam proses sudah susah, maka yang terjadi adalah drop out, tidak suka dengan ilmu bahkan tidak suka kepada IBU. Ini yang harus dihindari,” ungkapnya.

Happy Asmara menyapa para wisudawan. (Foto: Agus N/reportasemalang)
Happy Asmara menyapa para wisudawan. (Foto: Agus N/reportasemalang)

Lebih lanjut, Assoc. Prof. Nurcholis menilai, apa yang dilakukan IBU ini sebetulnya adalah menyelaraskan, mengharmonisasikan antara pikiran dan rasa. Boleh berdebat, tapi juga harus tetap hormat.

“Makanya itu, meskipun kita itu mengajar, tapi juga harus tetap menggunakan rasa. Dan bagi para Wisudawan yang akan terjun ke masyarakat supaya tetap diterapkan. Rasa itu penting supaya anda bisa menghormati dan berempati pada orang lain,” tandasnya.

Sementara itu, dalam Wisuda IBU bertema “Proses Heppiee, Sukses Menanti” juga menghadirkan seorang penyanyi Ibu Kota, Heppy Rismanda Hendranata atau yang lebih dikenal dengan Happy Asmara.

Membawakan 9 lagu andalan, Happy Asmara mampu membawa suasana menjadi Heppiee. Para wisudawan dan wisudawati juga ikut larut bernyanyi dan berjoget. Termasuk berfoto bersama.

Happy Asmara sendiri mengaku senang dan bangga bisa ikut memeriahkan prosesi Wisuda IKIP Budi Utomo. Bahkan Happy mengaku sampai tidak bisa tidur karena harus menghafalkan lirik lagu yang menjadi request dari Rektor IKIP Budi Utomo.