Reportasemalang – Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya (FP UB) resmi melantik kepengurusan Lembaga Kedaulatan Mahasiswa (LKM) tahun 2026. Bertempat di Gedung Sentral FP UB, prosesi pelantikan dihadiri langsung Dekan FP UB, Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kewirausahaan Mahasiswa, Kasubbag Akademik, serta Staf Ahli Wakil Dekan III.
Kegiatan ini juga mengundang para ketua lembaga mahasiswa periode 2025 untuk melaksanakan prosesi serah terima jabatan kepada ketua lembaga yang baru. Sebanyak 15 lembaga mahasiswa FP UB, termasuk Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) dan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), resmi dilantik dalam kesempatan tersebut.
Setelah pembukaan, agenda dilanjutkan dengan pemanggilan nama-nama ketua lembaga satu per satu untuk maju ke depan ruangan. Para ketua lembaga kemudian dilantik dan mengucapkan sumpah jabatan sebagai tanda dimulainya amanah kepemimpinan organisasi mahasiswa periode 2026.

Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kewirausahaan, Dr. Noer Rahmi Ardiarini, S.P., M.Si. dalam sambutannya menekankan bahwa pelantikan bukan hanya seremonial, tetapi harus diikuti peningkatan capaian mahasiswa.
“Setelah pelantikan ketua lembaga LKM ini harus ada peningkatan prestasi mahasiswa. Saat ini FP UB memiliki sekitar 600 prestasi mahasiswa individu, baik nasional maupun internasional,” jelasnya.
Beliau juga mendorong pengurus LKM untuk mengembangkan internasionalisasi kegiatan kemahasiswaan.
“Sesuai arahan Dekan FP UB, ketua lembaga mahasiswa harus melakukan kerja sama dengan mahasiswa dari kampus luar negeri serta mendorong sertifikasi internasional atau sertifikat kompetensi. Program ini sudah dimulai tahun 2025 dan perlu diterapkan lebih luas pada tahun ini,” ucapnya.
“Mahasiswa dari kampus luar negeri serta mendorong sertifikasi internasional atau sertifikat kompetensi. Program ini sudah dimulai tahun 2025 dan perlu diterapkan lebih luas pada tahun ini,” tambah Dr. Noer Rahmi Ardiarini, S.P., M.Si.

Lebih lanjut, Dekan Fakultas Pertanian UB, Prof. Mangku Purnomo berharap para ketua lembaga dapat menjadi kebanggaan fakultas dan memberi manfaat bagi masyarakat.
“Kami sangat mengharapkan seorang pemimpin menjadi orang yang berguna serta mampu berkontribusi suatu saat nanti, entah menjadi bupati, menteri, ataupun pengusaha sukses,” tuturnya.
Prof Mangku juga menegaskan bahwa pengalaman berorganisasi merupakan proses pembentukan karakter kepemimpinan mahasiswa.
“Tempaan hidup dalam berorganisasi akan membentuk karakter adik-adik mahasiswa terpilih dan yang hadir di sini merupakan mahasiswa pilihan,” tegasnya.
Melalui pelantikan ini, FP UB berharap kepengurusan LKM 2026 mampu memperkuat budaya organisasi mahasiswa, meningkatkan prestasi, serta memperluas jejaring internasional kemahasiswaan, sehingga memberikan dampak positif bagi seluruh mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya.