Search
Close this search box.
13 Juli 2024

Dua Anak Didik Malang Autism Center Ikuti Tasmi Alquran

Anak didik MAC menghafal Alquran. (Foto: Agus N/reportasemalang)

Bagikan :

Reportasemalang – Memasuki tahun ke-8, Malang Autism Center (MAC) telah berhasil menghantarkan 18 anak didik berkebutuhan khusus (autism) kepada versi terbaiknya masing-masing. Salah satunya dengan adanya 2 anak didik yang telah mampu dan berhasil menghafal 1 Juz dan 10 Juz Alquran.

Dalam kaitannya dengan ulang tahun ke-8, MAC mengadakan kegiatan Tasmi Alquran bersama dengan 2 anak didik MAC yang telah mampu menghafal Alquran.

Tasmi Alquran sendiri merupakan kegiatan untuk memperdengarkan hafalan Alquran bagi penghafal Alquran di hadapan publik. MAC melakukan Tasmi dengan menguji hafalan 2 anak didiknya bernama Bhima dan Umar yang telah mampu menghafal Alquran 1 dan 10 Juz.

Pendiri MAC, M.Cahyadi menceritakan, anak didiknya, Umar yang kini berusia 11 tahun lebih ketika pertama kali bergabung dengan MAC dengan prilaku yang masih banyak sekali belum paripurna. Dimana yang bersangkutan masih tantrum dalam 2 jam sekali, kemampuan calistung, serta kemampuan mengajinya yang secara bertahap menghilang.

“Perubahan perilaku pada Umar mulai mengalami progress pada 12 bulan pertama dan kemampuan mengaji serta menghafal baru mulai timbul pada bulan ke 16 di MAC,” jelasnya.

Anak didik MAC menghafal Alquran. (Foto: Agus N/reportasemalang)

Sedangkan Bhima, memiliki kecanduan games sehingga berdampak terganggunya rutinitas dan keseharian Bhima sebagai individu. Perilaku atau kemampuan ibadahpun juga berdampak, khususnya kemampuan untuk ibadah sholat 5 waktu apalagi membaca dan hafalan surah.

“Alhamdulilah atas ijin Allah, Bhima yang sudah 13 bulan dan Umar sudah 32 bulan dengan pendekatan program yang MAC lakukan. Bukan saja perilaku dan kemampuan akademiknya yang berubah menajdi positif, akan tetapi kemampuan ibadahnya yaitu sholat serta hafalan surah juga membaik dan bahkan meningkat pesat,” ucapnya.

Kegiatan ini juga didukung penuh oleh Pesantren Sunniyah Salafiyah, dimana pihak mereka mengirimkan para ustadz terbaiknya untuk mengecek, melihat dan mendengarkan langsung kemampuan dari 2 anak didik kami tersebut.

“Kami sangat responsive terhadap setiap perilaku anak didik kami termasuk dalam hal kekurangan dan kelebihannya. Adanya kekurangan akan kami usahakan untuk memperbaiki dan adanya kelebihan akan kami pupuk sehingga anak memiliki prestasi. Untuk itu MAC mengadakan Tasmi Alquran guna memupuk dan mengembangkan prestasi yang ada pada anak-anak didik kami,” pungkasnya.

Sementara itu, Malang Autism Center adalah sebuah Boarding House dengan metode utama Lovaas ABA yang ditujukan untuk melatih pemahaman, kemandirian perilaku, dan juga interaksi sosial, bagi anak-anak berkebutuhan khusus.

Mempunyai staf yang berpengalaman di bidang masing-masing, dan juga penggunaan bahan-bahan organik yang di khususkan untuk kebutuhan anak. Berlokasi di daerah yang tenang dekat dengan alam, dilengkapi dengan CCTV dan juga air pegunungan.

Saat ini , Malang Autism Center memiliki 3 gedung dengan kapasitas kamar sebanyak 12 kamar tidur dan 12 kamar belajar. Dua gazebo dan dapur digunakan sebagai ruang kelas di luar agar tidak bosan dengan ruang tertutup. Setiap anak didampingi 2 pengajar, dan guru olahraga untuk melatih sensori dan motori anak, juga ahli gizi yang akan terus memantau perkembangannya.

Pada aktivitas sehari-harinya, anak akan diajarkan cara mengatasi kebutuhan dasarnya sendiri mulai dari mandi hingga makan dengan rapi. Dengan terbiasa pada keteraturan, si anak kemudian akan diajarkan tentang budidaya hidroponik yang menuntut ketelitian terorganisir.