Search
Close this search box.
22 Juli 2024

Dosen FKUB Ciptakan “Domy Brush Suction”, Solusi Efisiensi Tindakan Operasi yang Aman

Bagikan :

Reportasemalang – Dalam sebuah pelayanan di Rumah Sakit atau Klinik khususnya dalam tindakan medis seperti operasi, membutuhkan prosedur yang sangat penting untuk diperhatikan. Efisiensi waktu dan penanganan yang sigap adalah hal yang menjadi prioritas bagi keselamatan para pasien.

Namun dalam pelaksanaannya masih seringkali ditemukan beberapa kendala dan masalah ketika melakukan tindakan bagi para pasien. Khususnya dalam sebuah tindakan operasi salah satunya adalah tersumbatnya alat penghisap (suction) untuk darah atau cairan tubuh lainnya.

Berangkat dari permasalahan tersebut, Dosen Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Brawijaya (UB), dr. Domy Pradana Putra, Sp.OT menciptakan sebuah karya inovasi yang bernama “ Domy Brush Scution”.

Dijelaskan dr. Domy , Domy Brush Scution diciptakan setelah melihat permasalahan yang biasanya terjadi dikamar operasi, hususnya saat melakukan tindakan operasi debriment.

“Sering ditemukan tersumbatnya selang suction dikarenakan beberapa hal. Dan tidak jarang beberapa yang seharusnya tidak diperbolehkan terhisap malah ikut terhisap, seperti debu, kotoran, atau jaringan mati,” ujarnya.

Reportasemalang
Launching Domy Brush Suction. (Foto: Ist/reportasemalang)

Hal tersebut biasanya terjadi dikarenakan adanya sumbatan. Dan karena sumbatan ini Dokter harus kehilangan waktu sekitar 5- 10 menit untuk membersihkan, memperbaiki atau bahkan juga mengganti selang tersebut.

Setelah dicermati ternyata salah satu penyebab tersumbatnya selang ini adalah ujung suction yang selama ini digunakan bentuknya masih rigid dan hanya memiliki satu lubang saja,

“Akhirnya saya mencoba membuat sebuah inovasi untuk tip suction. Dengan membuat tip suction yang memiliki 6 selang dan 2 lubang pada masing-masing selangnya,” jelasnya.

Sehingga jika dalam tindakan dikamar operasi satu lubang yang tersumbat maka masih ada selang lain. Yang dapat difungsikan untuk membantu suction dan hal ini dibutuhkan karena berfungsi untuk mengurangi resiko terjadinya sumbatan.

“Domy Brush Suction ini kami lengkapi dengan selang yang flexible dan non traumatic pada bagian ujung agar tidak mencederai jaringan sekitar. Sehingga bisa dengan mudah masuk pada daerah-daerah yang sempit dan susah dijangkau,” ucapnya.

Domy Brush Suction diharapkan dapat menjadi solusi penanganan yang cepat dan efisien. Serta meningkatkan faktor keamanan tindakan operasi saat digunakan oleh tim medis dalam menangani pasien dimeja operasi.

“Sekaligus memberikan manfaat besar bagi kemajuan dan perkembangan dunia kesehatan. Baik pada bidang pelayanan di Rumah Sakit maupun pendidikan Kedokteran serta kemajuan alat kesehatan di Indonesia,” tandasnya.

Lebih lanjut disampaikan dr. Domy, Domy Brush Scution telah resmi dilaunching Direktorat Jenderal Kefarmasian dan Alat Kesehatan (Dirjen Falmakes) Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) pada Jumat (19/1/2024). Dalam acara yang bertajuk “Percepatan Dalam Rangka Pengembangan Inovasi Produk Dalam Negeri yang digelar di Hotel Borobudur, Jakarta.

Melalui kegiatan launching produk alat kesehatan yang dilaksanakan oleh Kemenkes RI ini, dr. Domy sangat yakin dengan kemampuan anak bangsa untuk terus dapat mengembangkan produk – produk inovatif alat-alat kesehatan .

“Inovasi tidak harus selalu canggih, tetapi bila kita jeli dalam mengamati hal-hal yang terjadi disekitar kita, maka kita akan dapat memanfaatkan semua momentum untuk membangun kemandirian,” pungkasnya.