Search
Close this search box.
22 Juli 2024

Bulan Inklusi Keuangan, OJK Malang Gelar
Lembaga Jasa Keuangan Goes to Campus

Reportasemalang
Gelaran Lembaga Jasa Keuangan Goes to Campus. (Foto: Agus N/reportasemalang)

Bagikan :

ReportasemalangKota Malang, Dalam rangka bulan inklusi keuangan 2022, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menggelar kegiatan “Lembaga Jasa Keuangan Goes to Campus”. Mengusung tema “Digitalisasi Sektor Keuangan, Permudah Akses Layanan Keuangan Untuk Masyarakat”, kegiatan ini digelar Theater room Universitas Muhammadiyah Malang, Jumat (28/8/2022).

Kepala OJK Malang, Sugiarto Kasmuri, menjelaskan, gelaran Lembaga Jasa Keuangan Goes to Campus merupakan salah satu rangkaian kegiatan bulan Inklusi Keuangan.

Reportasemalang
Kepala OJK Malang, Sugiarto Kasmuri. (Foto: Agus N/reportasemalang)

“Sebelumnya kami juga telah melakukan kegiatan Lembaga Jasa Keuangan Goes to Campus di Pesantren pada saat memperingati hari Santri nasional. Dan hari ini bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda, kami juga menggelar kegiatan serupa di kampus,” jelasnya.

“Nanti puncaknya tanggal 6 November di CFD,” imbuhnya.

Lebih lanjut disampaikan Kasmuri, yang tidak kalah penting sebenarnya kegiatan ini menjadi media kampanye untuk meningkatkan inklusi dan literasi keuangan. Dimana saat ini tingkat inklusi keuangan ada peningkatan dari 76 persen menjadi 84 persen.

“Jadi kurang lebih ada peningkatan sekitar 8 persen. Sedangkan target inklusi keuangan kita di 2024 harus mencapai 90 persen,” terangnya.

Tapi yang menjadi PR lanjut Kasmuri adalah tingkat literasi. Dimana tingkat literasi dari 38 persen, saat survei yang terbaru 2022 ini sudah mencapai 49,9 persen.

“Kita masih punya PR menaikkan literasinya di level yang lebih tinggi lagi di atas 50 persen,” ujarnya.

Karena itu, dibutuhkan peran dari anak muda untuk menjadi agen literasi keuangan. Sekaligus sebagai penyambung lidah OJK kepada masyarakat.

“Karena kami tidak mungkin terjun ke semua elemen masyarakat. Sehingga kami menggandeng pihak universitas khususnya mahasiswa untuk menjadi agen-agen literasi keuangan kita,” terangnya.

“Kita juga lagi menjajaki dengan UMM untuk program MBKM. Salah satunya untuk program pendampingan mahasiswa yang mana di dalamnya ada program literasi keuangan,” pungkasnya. (Agus N)