3 Juli 2026

Bulan Bakti Karang Taruna Kota Malang 2025, Pemuda Garda Terdepan Perubahan

Bulan Bakti Karang Taruna Kota Malang 2025
Bulan Bakti Karang Taruna Kota Malang 2025

Bagikan :

Reportasemalang – Bulan Bakti Karang Taruna Kota Malang 2025 digelar di Atria Hotel Malang, Minggu (30/11/2025). Mengusung tema “Seribu Lokasi, Sejuta Aksi,” acara ini juga dihadir Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Malang menilai bahwa Karang Taruna juga merupakan bagian penting dalam pilar kemasyarakatan.

“Karang Taruna bukanlah hanya sekedar organisasi pemuda, namun juga aset sosial yang memiliki energi besar untuk kemajuan daerah. Karena itu, saya ingin menegaskan kembali bahwa Karang Taruna Kota Malang harus mampu menjadi kekuatan pembangunan masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Karang Taruna Kota Malang, Suryadi, S.Pd., M.M., menekankan bahwa pemuda harus mengambil peran lebih aktif dalam menyelesaikan persoalan sosial di lingkungannya.

Ia menyebut bahwa dinamika kota, mulai dari urbanisasi, masalah kesejahteraan, hingga kebutuhan layanan warga, menuntut Karang Taruna untuk hadir lebih sigap dan adaptif.

“Di tengah itu semua, Karang Taruna memegang peran strategis sebagai energi sosial yang hadir memberikan solusi. Pemuda Kota Malang tidak boleh menjadi penonton. Pemuda harus menjadi garda terdepan perubahan,” paparnya.

Ketua Karang Taruna Kota Malang, Suryadi, S.Pd., M.M.

Suryadi juga memaparkan berbagai program yang telah dijalankan sepanjang tahun, termasuk pelatihan, workshop peningkatan kapasitas.

Tak ketinggalan juga pengembangan ekonomi kreatif di tiap kecamatan dan kelurahan.

“Berbagai pelatihan, workshop, dan peningkatan SDM digelar untuk memastikan setiap kader memiliki kemampuan yang relevan dengan tuntutan zaman,” ujarnya.

Salah satu program yang ia soroti adalah penyediaan unit usaha berbasis kreativitas pemuda yang dilengkapi pendampingan agar dapat berkembang menjadi usaha berkelanjutan.

“Kami juga meluncurkan program fasilitas ekonomi kreatif dengan memberikan unit booth cafe bagi Karang Taruna di setiap kecamatan dan kelurahan,” imbuhnya.

Selain itu, ia mengungkap rencana peluncuran platform pelaporan sosial berbasis teknologi.
Di mana memungkinkan kader Karang Taruna menyampaikan laporan kondisi warga secara real-time hingga tingkat RW.

“Kita sedang menyiapkan langkah besar yakni pembangunan aplikasi atau website yang akan kita beri nama ‘Lapor Tum’ semacam call center karang taruna 24 jam,” jelasnya.

Menurutnya, sistem ini akan mempercepat penanganan masalah sosial dan membuat koordinasi lebih efektif.

Suryadi berharap momentum Bulan Bakti tahun ini menjadi titik awal perubahan. Terkhusus pada cara kerja pemuda Kota Malang agar lebih responsif, lebih peduli, dan lebih berdaya.

“Karang Taruna adalah rumah besar kita. Dari rumah ini, kita membangun masa depan Kota Malang yang lebih berdaya, lebih manusiawi, lebih inklusif, dan lebih maju,” pungkasnya.