Search
Close this search box.
13 Juli 2024

Angkat Tema “Inovasi Semesta Prestasi”, UM Rayakan Dies Natalis ke-68

Reportasemalang
Upacara Dies Natalis UM ke-68. (Foto: Agus N/reportasemalang)

Bagikan :

ReportasemalangKota Malang, Mengangkat tema “Inovasi Semesta Prestasi” Universitas Negeri Malang (UM) menggelar upacara Dies Natalis ke-68. Bertempat di Gedung Graha Cakrawala, kegiatan ini dihadiri seluruh civitas akademika UM, Selasa (18/10/2022).

Rekto UM, Prof. Dr. AH. Rofi’uddin, M. Pd dalam pidatonya menyampaikan, tema “Inovasi Semesta Prestasi” ini sengaja diangkat untuk mengusung spirit berprestasi setinggi-tingginya. Dengan tetap memegang teguh mandat utama UM dalam bidang kependidikan, melalui beragam inovasi untuk meraih inovasi selanjutnya demi kemaslahatan semesta raya.

“Karena itu, tidak ada alasan bagi seluruh civitas UM untuk menolak “Inovasi”. Melalui gelora “Excellence in Learning Innovation”, UM terus menggelorakan inovasi yang tak berujung. Karena sesungguhnya Innovation is the only key to win,” ucapnya.

Reportasemalang
Rektor Universitas Negeri Malang, Prof. Dr. AH. Rofi’uddin., M.Pd menyampaikan pidato Dies Natalis UM ke-68. (Foto: Ist/reportasemalang)

Menurut Rektor, Excellent in Learning Innovation, bukan lagi sebagai jargon UM, tetapi merupakan landasan sekaligus pemicu untuk melahirkan kerja-kerja “tidak biasa”. Inovasi tidak sekedar bertumpu pada penajaman hardskill, tetapi juga softskill melalui berbagai program yang lebih komprehensif dan semakin sistematis.

“Terutama dalam rangka memfasilitasi generasi bangsa dengan pertumbuhan pola pikir yang mumpuni dan kapabel menyambut masa depan yang semakin tak menentu,” ujarnya.

Dalam konteks ini, lanjut Rektor, maka kurikulum berbasis kehidupan yang dikembangkan UM merupakan respons yang sangat tepat. Bahkan digitalisasi kurikulum dan semua layanan inovatif UM ke dalam beragam platform digital akan mampu mengakselerasi visi UM. Bahkan dalam kurun waktu hingga tahun 2022 ini berbagai inovasi dan prestasi sudah kita raih.

“Ini merupakan sebagian kecil representasi respons cepat dan cerdas UM dalam mengukuhkan diri sebagai “Gu-Ru Indonesia, Asia, dan Dikenal Dunia,” ungkapnya.

Di samping itu, sebagai bentuk komitmen dan tanggungjawab pengabdian UM untuk bangsa, UM terus menguatkan kebijakan layanan after-sale dengan identitas. Melalui “Program Pengembangan Keprofesionalan Berkelanjutan (PPKB) Pasca Studi” yang telah ditetapkan sejak tanggal 20 Oktober 2020.

“Program ini merupakan layanan pembinaan dan pendampingan secara berkelanjutan minimal 12 kali dalam satu tahun. Khususnya untuk tetap memberikan layanan bagi para alumni kita yang saat ini sedang berkiprah di masyarakat sesuai dengan bidang keahlian dan profesi mereka masing-masing,” tandasnya.

Dalam konteks Internasionalisasi, tahun ini UM mendapatkan rangking 600+ QS Asia Ranking, posisi 1201+ Dunia versi THE WUR dan 10 besar nasional sejajar dengan PTNBH lainnya. Perlu diingat, UM sebagai PTNBH telah ditarget oleh kementerian untuk masuk di peringkat -1000 WUR (yang menjadi rujukan utama Dikti) di tahun 2024.

Dalam mewujudkan lulusan yang unggul dengan tingkat keberterimaan luas, UM mendorong keterlibatan mahasiswa dalam berbagai kompetisi di berbagai jenis dan jenjang.

“Tahun 2022 ini, terdapat 3.723 mahasiswa UM yang terlibat di 1.765 ajang kompetisi. Dimana 1.399 mahasiswa UM sebagai peraih juaranya,” sebutnya.

Di tingkat Internasional, empat mahasiswa UM (Alfina Sintya Nuril Hidayati, Luluk Novi Hidayanti, Rahmawati, Fina Kharisma Musallamah) berhasil meraih Bronze Medal. Dalam MIPA Road to Scientific Paper Competition “MARS”.

“Alhamdulillah kesekian kalinya, di Oktober ini, 20 tim PKM kita dinyatakan lolos PIMNAS. Sehingga memposisikan UM pada posisi 5 besar PKM Lolos PIMNAS tahun 2022 ini,” imbuh Prof Rofi’.

Upaya mendorong akselerasi UM untuk maju berinovasi mendorong kuantitas dan kualitas layanan pendidikan yang komprehensif. Sehingga dilakukan melalui berbagai pengembangan kemitraan nasional dan internasional.

“Hingga Oktober tahun 2022 ini, UM telah bermitra dengan 117 mitra Luar Negeri dan 1.142 mitra nasional. Data ini akan terus bertambah sejalan dengan kebijakan Merdeka Belajar, Kampus Merdeka tahun ini,” pungkasnya. (Agus N)