7 Maret 2026

UNITRI Wisuda 400 Mahasiswa, Rektor Tekankan Kontribusi Nyata di Masyarakat

UNITRI Wisuda 400 Mahasiswa, Rektor Tekankan Kontribusi Nyata di Masyarakat
Foto jajaran Rektor UNITRI berama wisudawan terbaik. (Foto Agus N/reportasemalang)

Bagikan :

Reportasemalang – Universitas Tribhuwana Tunggadewi (UNITRI) Malang menggelar prosesi Wisuda ke-49 Tahun Akademik 2024/2025. Yang diikuti 400 wisudawan dan wisudawati dari program sarjana dan magister, Sabtu (20/9/2025).

Dalam sambutannya, Rektor UNITRI, Prof. Dody Wirawan Irawanto, SE., M.Com., Ph.D., menekankan pentingnya lulusan untuk segera berkontribusi nyata di masyarakat, terutama di daerah-daerah. Menurutnya, kebutuhan tenaga pendidik masih tinggi di wilayah pelosok.

“Seperti program studi pendidikan, saya rasa guru-guru di daerah itu sangat minim. Karena itu, kami berharap lulusan UNITRI dapat segera bekerja atau bahkan menjadi pencipta lapangan kerja (job creator),” ujarnya.

Prof. Dody juga menuturkan bahwa kampus telah menyiapkan berbagai fasilitas untuk mendukung kesiapan lulusan memasuki dunia kerja. Salah satunya melalui job placement center yang membantu mahasiswa menyusun curriculum vitae (CV) serta dokumen pendukung lainnya.

“Memang belum optimal, tetapi sudah banyak upaya dari kampus untuk menyiapkan dan memberikan arahan agar lulusan lebih kompetitif saat melamar kerja,” imbuhnya.

Rektor UNITRI, Prof. Dody Wirawan Irawanto, SE., M.Com., Ph.D. (Foto: Agus N/reportasemalang)

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa setiap lulusan UNITRI harus memiliki ciri khas yang sesuai dengan kompetensi keilmuan masing-masing. Selain itu, lulusan diharapkan adaptif, mampu mengembangkan nilai-nilai luhur bangsa, serta konsisten dalam mengimplementasikan keilmuan di tengah masyarakat.

Terkait kebijakan pemerintah, Prof. Dody menilai program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) telah memberi dampak positif bagi mahasiswa. Meski program tersebut kini berganti nama, UNITRI tetap berkomitmen memperkuat kompetensi mahasiswa melalui soft skill dan sertifikat kompetensi pendamping ijazah.

“Hal itu kami lakukan agar lulusan UNITRI memiliki kompetensi yang relevan, baik saat mencari pekerjaan maupun ketika memulai karier,” terangnya.

Sebagai universitas yang mengusung moto “Pendidikan untuk Semua”, UNITRI berkomitmen menjaga prinsip inklusif. Rektor menegaskan bahwa kampus akan terus memberikan akses pendidikan tinggi bagi siapa saja yang memiliki kemampuan, termasuk dari daerah-daerah.