Search
Close this search box.
22 Juli 2024

UB Bersama ARENA-PAC dan IDREN Resmikan Jaringan Berkecepatan Tinggi 100 Gbps

MoU peresmian koneksi jaringan berkecepatan tinggi 100 Gbps. (Foto: Agus N/reportasemalang)
MoU peresmian koneksi jaringan berkecepatan tinggi 100 Gbps. (Foto: Agus N/reportasemalang)

Bagikan :

Reportasemalang – Sebagai tindak lanjut perjanjian kerjasama antara Universitas Brawijaya, Arterial Research and Educational Network in the Asia Pacific (ARENA-PAC) dan Indonesia Research and Education Network (IDREN), UB menggelar operational inauguration. Peresmian ini dilaksanakan di Auditorium Algoritma, Fakultas Ilmu Komputer (Filkom), Rabu (9/8/2023).

Peresmian koneksi jaringan berkecepatan tinggi 100 Gbps pertama di Indonesia ini akan didedikasikan untuk pendidikan dan penelitian.

Rektor UB, Prof. Widodo menyampaikan, Universitas Brawijaya akan menjadi gerbang utama pengiriman jaringan berkecepatan tinggi. Dimana menghubungkan cakupan ARENA-PAC dari Tokyo, Guam dan didistribusikan ke 82 universitas nasional.

“Kerjasama ini tidak hanya perihal kecepatan, namun juga kolaborasi dan diseminasi antar lembaga. Infrastruktur jaringan ini, bukan hanya tentang perpindahan data. Tapi juga kanal untuk dapat berkolaborasi, berinovasi lebih cepat dan siap melompat dalam era digital,” jelasnya.

Rektor UB, Co-Director ARENA-PAC, Plt Sekretaris Dikti. (Foto: Agus N/reportasemalang)
Rektor UB, Co-Director ARENA-PAC, Plt Sekretaris Dikti. (Foto: Agus N/reportasemalang)

Dalam kesempatan itu, dilakukan demonstrasi diskusi interaktif 8K uncompressed streaming audio video dua arah antara UB dan Keio University, Jepang. Demonstrasi ini akan menunjukkan kualitas koneksi tanpa jeda antar dua negara secara real time.

Menurutnya, jalur 100 Gbps merupakan seratus kali lebih cepat dari jalur REN Indonesia ke REN global saat ini. Tentunya merupakan tonggak sejarah penting bagi Universitas Brawijaya dan institusi riset dan pendidikan di Indonesia.

“Ini semua peluang sekaligus tantangan sangat berharga bagi kami untuk berakselerasi dalam transformasi digital di semua bidang. Khususnya untuk riset dan pendidikan yang memberikan peluang kegiatan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) bersama IDREN,” ungkap Prof. Widodo.

Sementara itu, Co-Director ARENA-PAC, Jun Murai berharap, jaringan internet kecepatan tinggi ini akan berkontribusi terhadap perkembangan sektor pendidikan di Indonesia dan Kawasan Asia Pasifik.

“Jaringan 100 Gbps ke IDREN, yaitu jaringan riset dan pendidikan Indonesia menciptakan sejarah yang besar demi masa depan. Tidak hanya bagi Indonesia, tetapi juga bagi akademisi kawasan Asia-Pasifik demi resilient society,” ucap Prof. Jun Murai, didampingi Prof. Keiko Okawa dari Keio University, bersama Kepala IDREN, Dr. Achmad Affandi, dan mitra lembaga.

Sementara itu, PIt. Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset dan Teknologi, Prof Tjitjik Sri Tjahjandarie PhD mengatakan, kolaborasi ini dapat menjadi awal peningkatan kolaborasi.

“Tidak hanya di bidang infrastruktur, tapi juga dalam riset dan pendidikan. Selain itu, supaya jejaring ini dapat memperluas wilayah khususnya di Indonesia Timur,” jelas Tjitjik, sapaan akrabnya.

Penambahan kecepatan ini, lanjut Tjitjik, diharapkan makin mendorong aktivitas semacam ini. Dimana meningkatkan kemampuan dan kontribusi Indonesia dalam dunia riset dan pendidikan, di samping mempercepat transformasi digital di kedua bidang tersebut.