Search
Close this search box.
14 Juli 2024

Terima SK, ITN Malang Siap Buka Program Studi Doktor Manajemen Rekayasa

Reportasemalang
Rektor ITN Malang, Awan Uji Krismanto. (Foto: Agus N/reportasemalang)

Bagikan :

Reportasemalang – Institut Teknologi Nasional Malang (ITN) Malang siap membuka Program Studi Doktor Manajemen Rekayasa (PDMR). Setelah usulan PDMR disetujui pada 30 Desember 2023 lalu dan Surat Keputusan (SK) PDMR telah diperoleh per tanggal 23 Januari 2024.

Hal ini tentu menjadi kado istimewa di Dies Natalis ke-55 ITN Malang.

“Jadi SK nya sudah turun untuk Doktor manajemen rekayasa. Sehingga nanti pada semester ganjil atau bulan September mendatang, kita sudah buka dan bisa menerima mahasiswa baru Prodi Doktor manajemen rekayasa,” jelas Rektor ITN Malang, Awan Uji Krismanto, ST., MT., PhD, di Kampus 1 ITN Malang, Kamis (25/1/2024).

Disampaikan Awan, program doktor merupakan program yang sudah direncanakan sejak lama. Sebagai kampus teknik yang tengah berkembang pesat, ITN Malang telah memiliki sdm-sdm yang unggul, bereputasi di bidang teknik dan ilmu manajemen.

“Kami telah melewati proses yang cukup panjang untuk mempersiapkan sumber daya manusia guna mewujudkan program doktor tersebut. Antara lain dosen-dosen kami sudah melakukan riset terkait bidang green technology dan sustainable technology. Dengan latar belakang tersebut, kami (ITN Malang) merasa sudah layak membuka program doktor,” tutur rektor dalam sambutannya.

Selain itu, alasan dibukanya Program Studi Doktor Manajemen Rekayasa karena ITN Malang basicnya adalah teknik. Kemudian kita akan buka yang multi disiplin, untuk mengakomodasi dari para lulusan magister. Baik itu manajemen maupun teknologi yang mau melanjutkan ke ITN Malang.

“Kuota awal kita sementara menerima 10 orang karena memang keterbatasan dari kapasitas,” ujarnya.

Nantinya lanjut Awan, pendaftaran Prodi Doktor Manajemen Rekayasa dibuka seluas-luasnya untuk umum. Termasuk civitas akademika ITN Malang yang ingin melanjutkan.

“Dibukanya program doktor nantinya bisa menjadi akses bagi masyarakat untuk mendapatkan pendidikan S-3,” pungkasnya.