Reportasemalang – Politeknik Negeri Malang (Polinema) kembali menambah jumlah Guru Besar (Gubes). Dengan mengukuhkan 5 (lima) Gubes baru dari berbagai disiplin ilmu, bertempat di Graha Polinema, Kamis (12/6/2025).
Kelima Guru Besar Polinema yang baru dikukuhkan yakni:
- Prof. Dr. Dra. Nilawati Fiernaningsih, M.AB dari Jurusan Administrasi Niaga, Guru Besar dalam ranting ilmu/kepakaran Perilaku Organisasi
- Prof. Dr. Mochammad Junus, ST., MT. dari Jurusan Teknik Elektro,Guru Besar dalam ranting ilmu/kepakaran Inovasi Pemanfaatan Energi Baru Terbarukan
- Prof. Dr. Ir. Dwina Moentamaria, MT. dari Jurusan Teknik Kimia,Guru Besar dalam ranting ilmu/kepakaran Mikrobiologi Industri
- Prof. Dr. Akhmad Suryadi, BS., MT. dari Jurusan Teknik Sipil,Guru Besar dalam ranting ilmu/kepakaran Ilmu Rekayasa dan Material Beton
- Prof. Dr. Eng. Ir. Rosa Andrie Asmara, ST., MT. dari Jurusan Teknologi Informasi,Guru Besar dalam ranting ilmu/kepakaran Implementasi AI pada Rekayasa Pencitraan
Direktur Polinema, Supriatna Adhisuwignjo, ST., MT., mengaku bersyukur dengan tambahan lima guru besar baru Polinema.
“Alhamdulillah di tahun 2024 sampai dengan pertengahan 2025 ini Polinema bisa mengukuhkan 5 guru besar baru dengan bidang kepakaran masing-masing. Dari Teknik Sipil, Teknologi Informasi, Teknik Elektro, Kimia dan juga dari Akuntansi Bisnis,” ungkapnya.

Menurut Supriatna, dengan penambahan 5 guru besar ini akan menjadi salah satu keunggulan yang diharapkan bisa menambah kualitas dari penyelenggara yang ada di Polinema. Selain itu, juga tentunya akan bisa menambahkan edit value bagi kampus Polinema.
“Karena bagaimanapun juga, keberadaan guru besar itu juga simbol dari kepakaran atau keahlian dari bidang keilmuan tertentu. Sehingga dengan semakin banyaknya dosen Polinema yang memiliki kepakaran dalam bidang tertentu ini akan menjadi nilai tambah bagi kampus Polinema,” tuturnya.
Supriatna juga berharap, agar para guru besar yang barusan dilantik ini bisa memberikan kontribusinya terhadap kampus Polinema, kepada masyarakat bangsa dan negara ke depan.
“Sehingga ini kita berharap bahwa Polinema juga bisa memberikan kontribusi bagi pembangunan bangsa dan negara dengan skala dan kapasitas yang dimiliki para guru besar,” ucapnya.

Lebih lanjut Supriatna mengaku terus berupaya mendorong percepatan percepatan kepada para dosen yang memang sudah memenuhi syarat untuk bisa menjadi guru besar. Paling tidak kita harapkan di tahun ini juga ada dua lagi tambahan guru besar.
“Semoga dua guru besar baru ini bisa kita kukuhkan di akhir tahun 2025,” ungkapnya.
Selain itu Polinema juga masih mencoba untuk mengajukan dosen yang sudah memenuhi syarat untuk diajukan. Dan mudah-mudahan ini juga bisa segera diproses dan disetujui usulan guru besarnya.
“Hingga saat ini guru besar yang sudah kita kukuhkan sebanyak 15 orang,” sebutnya.