Search
Close this search box.
14 Juli 2024

Peletakan Batu Pertama Gedung Baru, Polisma Siap Lakukan Lompatan

Reportasemalang
Sambutan Walikota Malang. (Foto: Agus N/reportasemalang)

Bagikan :

ReportasemalangKota Malang, Ekspansi pengembangan terus dilakukan Yayasan Unisma. Terbaru, pengembangan dilakukan pada salah satu badan pelaksanaan yang dimiliki yaitu Politeknik Unisma Malang (Polisma).

Hal ini ditandai dengan peletakkan batu pertama pembangunan gedung baru Polisma. Berlokasi di kawasan New City Jalan Kyai Ageng Gribig, Kelurahan Madyopuro, Kecamatan Kedungkandang.

Dijelaskan Direktur Polisma, Ana Nuril Achadiyah ST MT, di atas luasan tanah 5000 meter persegi ini, akan dibangun beberapa gedung. Diantaranya gedung utama Direktorat, gedung D3 Prodi Teknik Listrik, gedung D3 prodi Teknik Mesin, gedung D4 Teknik Rekayasa dan Komputer Jaringan.

Rektor Unisma Prof Dr Maskuri MSi melakukan peletakan batu pertama disaksikan walikota dan direktur Polisma. (Foto: Agus N/reportasemalang)

“Kemudian ada juga gedung Teaching Factory, galeri produk, lapangan olahraga dan tempat parkir,” ujarnya disela acara peletakan batu pertama, Rabu (25/5/2022).

Menurutnya, estimasi pembangunan gedung Polisma ini akan selesai dalam kurun waktu 6 bulan. Dan diperkirakan akan mampu menampung sekitar 5-6 ribu mahasiswa.

Menurutnya, setelah selesai dibangun, nantinya akan tetap menjadi gedung tumbuh. Karena bagaimanapun juga, pembangunan ini merupakan langkah awal dari perkembangan Polisma yang dibantu dan disuport langsung oleh Unisma dan Yayasan. Sehingga harapannya nanti dapat terus berkembang.

“Apalagi Polisma ini merupakan Politeknik satu-satunya dibawah naungan Nahdlatul Ulama (NU) Jawa Timur. Sehingga otomatis harapan kami semua lulusan Nahdliyyin yang memiliki minat kuliah di bidang vokasi harapannya dapat kuliah disini,” harapnya.

Lebih lanjut disampaikan Ana, Polisma kedepan akan melakukan lompatan-lompatan mengikuti keberhasilan dari ‘saudara tuanya’ Universitas Islam Malang (Unisma).

“Artinya, kalau Unisma bisa, maka Polisma juga harus Insyaallah bisa,” ucapnya optimis.

Sementara itu, Rektor Universitas Islam Malang (Unisma) Prof Dr Maskuri MSi mengaku bahwa seluruh jajaran Yayasan Unisma terus mendorong Polisma agar bisa mandiri, bisa besar, bisa melakukan lompatan-lompatan sendiri tanpa di bawah nama besar Universitas Islam Malang.

“Lahan setengah hektar dan dana awal 3,5 milyar ini hanya stimulan. Setelah itu Polisma harus dapat mencari sendiri untuk mengembangkan kampusnya,” ucapnya.

Menurutnya, sebagai ‘kakak tertua’ Unisma akan terus memberikan dunkungan sekaligus mengarahkan dan memberikan masukan kepada Polisma agar tetap maju dan berkembang.

Sementara itu Walikota Malang, Sutiaji, mengaku mengapresiasi pembangunan kampus Polisma di wilayah bagian timur Kota Malang.

“Dengan pembangunan kampus Polisma ini akan semakin mengukuhkan Kota Malang sebagai Kota Pendidikan. Terlebih sekarang sedang digencarkan bahwa Malang adalah Kota Vokasi,” tandasnya. (Agus N)