Search
Close this search box.
22 Juli 2024

Minimalisir Malnutrisi, Mahasiswa Polinema Olah Kulit Ari Kedelai Jadi “Nouggy”

Lia Ujung Tri Utami, Saila Izza Syarifah menunjukkan produk Nouggy. (Foto: Agus N/reportasemalang)
Lia Ujung Tri Utami, Saila Izza Syarifah menunjukkan produk Nouggy. (Foto: Agus N/reportasemalang)

Bagikan :

ReportasemalangKota Malang, berkolaborasi dengan Ibu-ibu PKK Kampung Sanan, mahasiswa Politeknik Negeri Malang (Polinema) berhasil mengolah limbah kulit ari kedelai menjadi Fit Nougat Milenial.

Mereka adalah Lia Ujung Tri Utami, Saila Izza Syarifah dan Muhammad Ali Zulfikar.

Mengusung brand ‘Nouggy‘, Fit Nougat buatan mahasiswa Polinema ini kaya akan nutrisi. Sehingga dapat meminimalisir malnutrisi pada anak.

Lia Ujung Tri Utami menjelaskan, selama ini Kampung Sanan terkenal dengan produksi Keripik Tempe. Dimana bahan utama pembuatan keripik tempe menggunakan kedelai.

Sayangnya, penggunaan kedelai sebagai bahan baku pembuatan keripik tempe ini tidak dibarengi dengan pengolahan yang tepat untuk limbah kulit ari kedelai. Sehingga tidak sedikit limbah kulit ari kedelai yang dibuang begitu saja di aliran sungai.

Fit Nougat Nouggy. (Foto: Agus N/reportasemalang)
Fit Nougat Nouggy. (Foto: Agus N/reportasemalang)

Melihat kondisi tersebut, Lia bersama timnya kemudian membuat inovasi dengan memanfaatkan limbah kulit ari kedelai menjadi Fit Nougat Nouggy.

“Daripada tidak dimanfaatkan dan akhirnya menjadi limbah, kita manfaatkan jadi Fit Nougat,” jelasnya.

Menurut Lia, Fit Nougat Nouggy memiliki kandungan nutrisi yang cukup tinggi. Sehingga diharapkan dapat menjadi solusi dalam meminimalisir terjadinya Malnutrisi pada anak-anak.

“Karena Nouggy memiliki kandungan energi sebanyak 3060,48 kkal/kg, protein 14,45%, lemak 3,15%, dan serat pangan 47,01% serta kalsium 44,9%,” sebutnya.

Lebih lanjut disampaikan Lia, saat ini Nouggy dalam tahap pengembangan dan perbaikan kemasan. Serta telah masuk Inkubator Bisnis ETU Polinema.

Selain itu Nouggy juga telah menjuarai sejumlah kompetisi nasional dan internasional. Diantaranya Kompetisi Internasional Bisnis Plan dan di Bisnis Administration Competition pada bulan Oktober tahun kemarin.

“Naugy juga baru saja saya ajukan di pemuda pelopor Kota Malang dan dapat juara 1 Kota Malang mewakili ke Jawa Timur,” ungkapnya.

“Alhamdulillah Naugy sudah punya HKI dan sekarang sedang mengurus NIB dan sertifikasi halal,” imbuhnya.

Nouggy dipasarkan secara online dan offline dengan sistem pre order.

“Weekend kami biasanya produksi. Kemudian hari Seninnya baru kita pasarkan,” pungkasnya.